Gawat! Ini Kasus yang Bikin Polisi Panggil RS BKM, Mawardi Bungkam

Penulis -

Selasa, 21 Mei 2024 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar.com – Jajaran Reskrim Polres Pesisir Selatan (Pessel), bakal memanggil pihak Rumah Sakit Bakti Kesehatan Masyarakat (BKM) soal perluasan bangunan yang turut berdampak terhadap Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Kasat Reskrim Polres Pessel, AKP Andra Nova mengatakan, Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) merupakan bidang lahan yang ditetapkan untuk dilindungi dan dikembangkan secara konsisten.

Hal ini sebagai upaya untuk menghasilkan pangan pokok bagi kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan nasional.

Kata Kasat, kasus ini masih dalam tahap Pra Lidik, setelah adanya laporan dari masyarakat, laporan itu menyangkut soal BKM membangun perluasan diduga lahan LP2B.

” Pra Lidik ini setelah adanya laporan dari masyarakat, kini bukti sudah kami kumpulkan,” ujarnya pada Prokabar.com Senin (20/5/2024).

Ia menambahkan, laporan itu telah memasuki tahap Pra Lidik atau masih mengumpulkan bukti-bukti. Sering itu pihaknya telah meminta keterangan awal dari beberapa pihak terkait seperti dinas lingkungan dan dinas perizinan.

“Dinas lingkungan dan dinas perizinan sudah kami minta keterangan,” ujarnya lagi.

Ia menjelaskan, luas lahan belum diketahui. Nanti akan diminta juga data dari dinas pertanian soal status sawah itu. Apakah LP2B atau tidak.

“Luasan yang terdampak belum kami data. Nanti yang akan menentukan adalah ahli. Jika terbukti melanggar UU pertanian maka akan kami proses secara hukum,” ungkapnya.

LP2B itu sudah diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 41 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 1 Tahun 2011 penetapan dan alih fungsi lahan pertanian pangan berkelanjutan. Jika nanti terbukti maka sanksinya pidana, tegasnya.

Ketika berita ini diturunkan, Owner RS MKM Mawardi belum menjawab pertanyaan wartawan, selanjutnya, wartawan mengajukan pertanyaan melalui pesan WhatsApp juga belum kunjung dijawab. (min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar
Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu
Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba
Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB