Gawat! Dokter Spesialis Jantung Kosong, Pasien RSUD M. Zein Sulit Berobat

Penulis -

Senin, 11 Februari 2019 - 22:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar — Sejumlah pasien penyakit jantung mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel). 

Pasalnya, awal Februari tahun 2019, dokter spesialis jantung kosong di RSUD M. Zein. Kondisi itu tentu berbanding terbalik dengan upaya manajemen untuk meningkatkan akreditasi rumah sakit. 

Salah seorang pasien penyakit jantung, Topik (41) mengatakan, warga yang mengidap penyakit jantung di wilayah Kabupaten Pessel, kini pasien hendak berobat ke RSUD harus berobat ke bagian penyakit dalam. 

Baca Juga :  UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

“Kami sangat bingung, masa dokter spesialis jantung tidak ada di RSUD M. Zein. Jadi kami berobat kemana. Apakah pasien menunggu meninggal dunia dulu baru ada dokter spesialis jantung di RSUD M Zein ada,” ujarnya. 

Dirinya sangat kesal dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah Kabupaten Pessel dan Direktur RSUD M. Zein, akibat belum adanya dokter spesialis. Padahal menurut Topik, idealnya rumah sakit harus memiliki dokter spesialis jantung satu orang.

Baca Juga :  Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Baktiar mempertanyakan, apakah Pemkab Pessel tidak memiliki anggaran untuk jasa dokter spesialis jantung. Padahal, pada tahun 2018, RSUD M. Zein masih memiliki dokter spesialis jantung.

Kabid Pelayanan Medis RSUD M. Zein Pessel, Yentis mengaku, khusus dokter spesialis jantung, mengundurkan diri, karena dokter ya lulus CPNS kamera. Namun untuk saat sekarang memang belum ada dokter sefesialis jantung.

Baca Juga :  PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

“Dokter spesialis jantung lulus CPNS, untuk saat ini kosong, kalau pasien jantung berobat dipindahkan sementara ke penyakit dalam,” ujarnya. 

Kendati demikian, pihaknya akan bekerjasama dengan kedokteran Unand Padang.” Dan secepatnya kita akan lakukan kerjasama ini dengan pihak kedokteran Unand,” tutupnya. (Min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam – Bukittinggi
Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga
Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif
PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026
Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam – Bukittinggi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:04 WIB

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Berita

Novra Nurman Nyatakan Siap Pimpin PWI Pasaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:26 WIB