Trending | News | Daerah | Covid-19

Musik

Episode 10 Se2ruan : Ada ‘Tangan Tuhan’ Disetiap Karyanya, Ifa Fachir Bermusik Dari Hati

Dibaca : 258

Jakarta, Prokabar – Siapa yang tak kenal dengan sosok Ifa Fachir. Musisi yang juga pencipta lagu ini baru saja mendampingi penyanyi Bunga Citra Lestari (BCL) dalam single terbaru ’12 Tahun Terindah’.

Lagu luapan isi hati BCL sepeninggalan suami tercinta, Ashraf Sinclair menarik perhatian penikmat musik Indonesia. Lirik yang ditulis BCL dipadukan dengan alunan piano Andy Rianto, ’12 Tahun Terindah’ jadi kesatuan nada yang indah.

Dibalik kesuksesan ’12 Tahun Terindah’, ada energi positif yang berasal dari melodi karya Ifa Fachir. Semua itu dibahas Ifa Fachir di acara live Instagram @Se2ruan bareng Ifan Ohsi, belum lama ini.

“Aku merasa proyek ini berhasil berkat ‘Tangan Tuhan’. Tidak akan terjadi bila tidak ada campur tangan-Nya. Aku selalu berkarya dari hati, apapun yang aku suka dimanifestasikan dalam sebuah karya,” ucap Ifa membuka perbincangan dengan Ifan.

Tentang keterlibatannya dalam penggarapan ’12 Tahun Terindah’, Ifa mengaku bersyukur dan berterimakasih pada BCL yang memberinya kepercayaan.

“Terus terang ini adalah salah satu karya personal yang melibatkan saya. Membantu seorang teman yang ingin menuangkan segala emosi yang ada. Semuanya terjadi begitu saja, tanpa tahu siapa yang memilih. Aku atau BCL,” urainya.

Jauh sebelum lagu ini diperdengarkan, Ifa sempat menawarkan sebuah karya kepada BCL. Wanita yang akrab disapa Unge ini tak sempat menerimanya karena saat itu ia harus bertolak ke New York.

“Jadi saat itu kami sedang merasakan euforia keberhasilan projek kami ‘Keluarga Cemara’. Saya bersemangat membuat lagu untuk Unge tentang ibu dan anak. Sepertinya seru nih kalau Unge mempresentasikannya dengan Noah (putranya),” kenang Ifa.

Sekembalinya dari New York, takdir berkata lain. BCL kehilangan suami tercinta dan meninggalkan kesedihan yang mendalam. “Saat itu tidak ada lagi obrolan tentang projek lagu yang saya buat. Unge juga sempat istirahat dari dunia musik beberapa bulan,” kisahnya.

Hingga akhirnya, Ifa mendengar dari manager BCL tentang karya yang bisa mencerminkan hubungan cinta sahabatnya itu dengan Ashraf.

“Wah, aku bilang punya lagu yang mencerminkan hubungan Unge sama Noah. Kalau untuk permintaan ini nggak mungkin dikerjakan begitu saja. Aku sebagai musisi berusaha jujur dan nggak janji juga,” aku Ifa.

“Sampai aku mendapatkan inspirasi berupa melodi dan kuserahkan pada Unge lewat managernya. Akhirnya kita ngobrol tentang karya dan ternyata Unge selama ini sering menuangkan isi hati ke dalam sebuah tulisan,” beber Ifa yang turut membantu BCL dalam menyiapkan ’12 Tahun Terindah’.

Di akhir perbincangan, Ifa menyebut lirik yang dibuat BCL sangat jujur apa adanya. “Ketika membaca liriknya sangat jujur, lugas dan menyentuh sekali. Semua seratus persen lirik dari Unge, aku hanya bantu menyadur saja,” pungkas Ifa. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top