Empat Anggota KPPS di Surabaya Meninggal Dunia

Penulis -

Kamis, 25 April 2019 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya, Prokabar – Hingga kini, empat orang anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kota Surabaya, Jawa Timur, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas pada Pemilu 2019.

“Sampai saat ini sudah ada empat anggota KPPS yang meninggal dunia,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Nur Syamsi, Kamis (25/4).

Anggota KPPS yang baru saja meninggal, Kamis pagi, adalah Tomi, anggota KPPS Tempat Pemungutan Suara (TPS) 019 Kelurahan Pacarkeling. Diketahui almarhum Tomi setelah penghitungan selesai mengaku sesak napas setelah menjaga TPS 019 di wilayah RW 04.

“Keesokan harinya, 19 April, dilarikan ke RS RKZ. Namun, pagi tadi Pak Tomi meninggal,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, anggota KPPS yang meninggal lainnya adalah Hariono yang bertugas di TPS 45, Kelurahan Kandangan, Kecamatan Benowo. Almarhum merupakan petugas KPPS bagian ketertiban di TPS 45.

Menurut keterangan istri almarhum Hariono, Mukholifah, almarhum Hariono mengalami kelelahan saat bertugas menjaga TPS 45 sampai dengan Kamis (18/4) pukul 08.00 WIB.

Setelah pulang ke rumah, Hariono mengeluhkan kepada istrinya seluruh badannya terasa capek karena tidak duduk atau istirahat selama berjam-jam di TPS.

Setelah itu, lanjut Nur Syamsi, almarhum yang merasa kelelahan seketika tidur di rumah hingga malam hari. Keesokan harinya almarhum badannya terasa sakit, kemudian dibawa ke dokter praktik oleh keluarga.

“Pada hari Minggu hingga Senin, kondisi almarhum terus drop dan akhirnya pada hari Senin (22/4) pukul 14. 30 WIB almarhum meninggal dunia di rumah. Almarhum meninggalkan seorang istri dan dua orang anak,” katanya.

Dua anggota KPPS yang meninggal lainnya adalah Badrul Munir (KPPS di TPS 19 Kedung Baruk) dan Sunaryo (KPPS di TPS 13 Kapas Masdya).

“Untuk almarhum Sunaryo, baru meninggal Rabu (24/4) setelah dirawat di rumah sakit,” katanya.

Almarhum Badrul Munir diketahui pingsan usai melakukan penghitungan suara pada tanggal 17 April lalu, kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan Surabaya. Namun, saat di rumah sakit, nyawa Badrul Munir tidak bisa lagi diselamatkan.

“Selain meninggal, ada 17 petugas KPPS yang sakit karena kelelahan dirawat di rumah sakit maupun puskesmas. Akan tetapi, sebagian sudah banyak yang pulang,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jatim Choirul Anam mengatakan bahwa hingga saat ini di Jawa Timur ada 26 petugas KPPS yang meninggal dunia saat melangsungkan tugas, dan sekitar 50 anggota KPPS yang harus di rawat di sejumlah rumah sakit daerah.

Menurut dia, saat ini pihaknya juga tengah berupaya mengajukan ke KPU RI untuk pemberian santunan kepada keluarga petugas KPPS yang gugur saat menjalankan tugas dalam pelaksanaan Pemilu 2019.

“Kami juga memberikan imbauan kepada seluruh petugas KPPS agar bisa menjaga kesehatan dan istirahat penuh,” katanya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudah Dipetakan, Ini Indeks Kerawanan Pemilu di Pasaman
KPU Diminta Jaga Kerahasiaan Daftar Pemilih
Dicairkan, Ini Jumlah Dana Santunan Untuk Petugas KPPS yang Gugur Usai Pemilu 2019 di Pasaman
KPU Sumbar : Pemilu 2019 Tugas Luar Biasa
KPU Sumbar Gelar Diseminasi Hasil Riset Kepemiluan 2019
E-Rekap Diusulkan Jadi Hasil Resmi Pemilu
Pemilu Sukses di Pasaman, KPU Pasaman Berikan Ini Pada PPK, PPS, KPPS dan PAM TPS
KPU Laporkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Kepada Presiden

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2020 - 20:34 WIB

Sudah Dipetakan, Ini Indeks Kerawanan Pemilu di Pasaman

Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:45 WIB

KPU Diminta Jaga Kerahasiaan Daftar Pemilih

Senin, 20 Januari 2020 - 20:25 WIB

Dicairkan, Ini Jumlah Dana Santunan Untuk Petugas KPPS yang Gugur Usai Pemilu 2019 di Pasaman

Senin, 30 Desember 2019 - 09:30 WIB

KPU Sumbar : Pemilu 2019 Tugas Luar Biasa

Minggu, 22 Desember 2019 - 22:42 WIB

KPU Sumbar Gelar Diseminasi Hasil Riset Kepemiluan 2019

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB