PesisirSelatan,Prokabar.com – DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) mendorong Bupati Rusma Yul Anwar gali potensi laut dan pariwisata.
Rusma Yul Anwar mendapat dorongan dari DPRD tersebut saat Rapat Paripurna tentang Hari Jadi Kabupaten (HJK) Pessel ke-73, Kamis (15/4).
DPRD ingin Bupati Rusma Yul Anwar dapat meningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari potensi laut dan pariwisata.
Baca Juga:
- Sah, Mushola Jabal Nur Gurun Panjang Kapuah, Resmi Menjadi Masjid
- Untuk Pertama Kalinya Jabatan Pj Sekda Pessel di Pegang Wanita, Tugas Berat Menanti
- Ini Prioritas Utama dalam Musrenbang RKPD Pessel
Ketua DPRD Pessel Ermizen mengakui tugas Bupati dan Wakil Bupati terpilih saat ini sangat berat.
Banyak pekerjaan daerah yang belum tuntas dan harus selesai.
Selain persoalan jangka pendek dan panjang, Bupati dan Wakilnya harus mampu menciptakan inovasi serta kemajuan Pembangunan Daerah.
Terutama, kata Ermizen, pada sektor ekonomi.
“Kami tekankan kepada Bupati dan wakil Bupati serta perangkat daerah untuk menjadikan potensi laut dan pariwisata menjadi sumber PAD secara maksimal.”
Baca Juga Milenialisme.com
- Lantunan Indah Para Gadis di Malam Pertama Ramadhan
- Soeharto Bangun 999 Masjid dari Sedekah Umat Islam
- Ramadhan Datang Hati Senang
“Bila perlu Sumber Daya Laut ini kita jadikan ikon pendapatan asli daerah,” ungkap Ermizen.
Pemkab Pessel Tak Bisa Abaikan Pariwisata
Menurut Ermizen, pemerintah kabupaten tidak bisa mengabaikan sektor atau industri pariwisata.
Sebab, industri wisata Pessel sudah memiliki pondasi dasar dari pejabat sebelumnya.
“Kami harap kepada Bupati yang baru agar dapat melanjutkan program ini yang akhirnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dan pendapatan asli daerah,” ungkap Ermizen lagi.
Bupati Pessel Rusma Yul Anwar menjawab, permintaan DPRD tersebut sudah masuk dalam visi dan misinya selama menjabat.
“Itu merupakan komitmen pemerintah daerah kepada masyarakat.”
“Selain potensi laut dan pariwisata, kami juga ingin meningkatkan kualitas pendidikan dalam menciptakan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.”
“Kemudian derajat kesehatan masyarakat serta ekonomi kerakyatan,” ungkap Rusma Yul Anwar.
Namun, kata Rusma Yul Anwar, keuangan daerah masih dalam kondisi sulit akibat refocusing anggaran akibat Covid-19. (min)
















