Padang, Prokabar – Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang mulai menyalurkan air bersih pada daerah yang dilanda kekeringan di Kota Padang.
Kalaksa BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, mengatakan 1 Kelurahan memberikan informasi telah mengalami krisis air bersih, yakni Kelurahan Pagambiran Kecamatan Lubuak Bagaluang Nan XX.
“BPBD bekerjasama dengan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga yang terdampak kekeringan,” katanya.
“Kita menyuplai air bersih untuk warga di Jalan Bhakti Abri RW I8 Kelurahan Pagambiran Kecamatan Lubuak Bagaluang Nan XX,” tambahnya.
“Ini bisa berlanjut apabila hujan belum turun, untuk kebutuhan airnya kita bekerja sama dengan PDAM,” ujar Hendri Zulviton saat menyuplai air bersih di Kelurahan Pagambiran,, Sabtu (27/07).
Dalam memenuhi kebutuhan air bersih warga, BPBD menyuplai air bersih menggunakan mobil tangki di kelurahan tersebut,”
“Satu trip ada sekitar 5.000 liter. Kita dapat suplai air dari PDAM Kota Padang dan pada hari ini total yang sudah kita suplay sebanyak 10.000 liter air bersih untuk sekitar kurang lebih 200 KK yang menerima air bersih,” ungkapnya
Ditambahkannya, Krisis air yang dialami warga, karena mata air yang ada di daerah tersebut mengering dan juga pipa Pamsimas tidak mengalir.
Sementara mata air dan pamsimas itu merupakan satu-satunya sumber air bersih bagi warga yang tinggal di daerah tersebut.
Hendri Zulviton menyebutkan bahwa peristiwa ini merupakan hal lumrah yang terjadi setiap musim kemarau melanda Kota Padang.
Menurut data di BPBD Kota Padang, terakhir, krisis air bersih yang paling banyak disuplai BPBD terjadi pada 2018, saat itu BPBD menyuplai air bersih kepada warga selama tiga bulan.
Turut serta dalam suplai air bersih di Kelurahan Pagambiran dari Kecamatan, Kelurahan, Srikandi kelompok siaga bencana, dan RT/RW setempat. (Adh)
















