Hukum

Berkas Perkara Kekerasan Ponpes Nurul Ikhlas Diserahkan ke Kejaksaan

Padangpanjang, Prokabar – Berkas perkara tahap satu kasus kekerasan yang menyebabkan santri Pondok Pesantren Nurul Iklas meninggal dunia dilimpahkan penyidik Polres Padangpanjang ke Kajari Padangpanjang.

Sementara itu penyidik terus melakukan pemanggilan sejumlah saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Berkas tahap satu telah kita limpahkan ke Kajari Padangpanjang untuk di tindaklanjuti. Saat ini kita masih menunggu petunjuk dari Kejari untuk tahap dua,” sebut Kasat Reskrim Polres Padangpanjang, AKP Kalbert J, Rabu (20/3).

Dikatakannya, sebelum melimpahkan  berkas tahap I, penyidik telah melakukan  sejumlah proses hukum, mulai dari  pemanggilan puluhan saksi dan melakukan pra rekontruksi kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di tempat kejadian perkar (TKP) di asrama Musa, Nurul Iklas X Koto Tanahdatar.

“Kita telah lakukan rekonstruksi secara tertutup. Penyidik juga telah panggil sejumlah saksi termasuk pihak ponpes,” sebut Kalbert J.

Kekerasan terhadap salah seorang santri dilakukan secara belurang hingga menyebabkan korban “R” meninggal dunia. Kejadian berulang tersebut dilakukan 17 Santri, pada hari Kamis, (7/2), Jumat(8/2) dan Minggu (10/2).

Sebelum meninggal, korban sempat dilarikan ke RSUD Padangpanjang untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, cidera berat yang diderita, pihak RSUD memutuskan untuk merujuk ke RS M Jamil Padang untuk penanganan lebih lanjut. (*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top