Jakarta, Prokabar – Apresiasi bagi pahlawan ekonomi bangsa, RumaTani sebuah perusahaan rintisan meluncurkan sebuah Aplikasi e-grocery baru.
Sebuah Aplikasi yang khusus didesign untuk melayani pelaku UMKM khususnya warung dalam memperoleh dan melengkapi kebutuhan suplai bahan baku dengan harga dan kualitas yang sebanding.
“Kami memang saat ini fokus untuk melayani warung. Mulai dari warung makan, hingga warung sembako, Insyaallah dapat memanfaatkan layanan kami untuk memenuhi kebutuhan bahan bakunya,” ungkap Edwin Rahmat selaku CEO RumaTani saat peluncuran aplikasi RumaTani di Resto Oemik Ika, Jakarta Selatan.
Menariknya, aplikasi ini memberikan Gratis Ongkir Seumur Hidup bagi penggunanya. Edwin juga menambahkan selain beragam suplai untuk memenuhi kebutuhan warung,
RumaTani juga hadir dengan program-program pemberdayaan yang diharapkan dapat menjadi stimulus bagi perkembangan UMKM ke depannya.
Salah satu program yang menarik dari RumaTani adalah WARJALI, Warung Jaya Kembali. Manfaatnya seperti DIAJARIN; pelatihan seputar bisnis meliputi softskill hingga hardskill, DIPROMOIN; promosi gratis bagi UMKM di social media yang melibatkan influencer dan seleb-gram, dan yang paling menarik adalah DIMODALIN; pemberian modal berupa bahan baku dengan jangka waktu pembayaran hingga 1 minggu.
“Memang faktor permodalan ini sangat esensial bagi pelaku UMKM, terutamaa saat ini di mana fase ekonomi mengalami pemulihan. RumaTani dengan DIMODALIN-nya diharapkan dapat menjadi booster untuk para pemilik warung kembali bangkit saat pandemi,” ujar Fuddy Heruzady, Komisaris RumaTani.

Fuddy yang aktif sebagai Wakil Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah DKI Jakarta menambahkan, bukan hanya soal pemberian modal yang menjadi krusial bagi pelaku usaha, namun juga akad saat pengembaliannya.
“Sekarang banyak yang terjebak dengan skema permodalan ini, tapi ternyata di ujungnya ada syarat-syarat yang samar dan membebani pelaku usaha. Ini yang RumaTani hindari & In Shaa Allah memudahkan untuk semua,” tambahnya lagi.
“Kedepannya, harapan kami RumaTani bukan hanya sebagai wadah untuk warungwarung berkembang namun, dapat juga mengembangkan sektor hulu, pertanian sebagaimana namanya, menjadi rumah atau lumbung bagi pertanian di Indonesia,” pungkas Spudnik Sujono, Mantan DIRJEN HORTIKULUTRA yang kini aktif sebagai Senior Advisor di RumaTani. (beb)
















