Mimika, prokabar – Sprinter Sumbar peraih dua medali emas PON XIX 2016 Jawa Barat, Yaspi Bobby, gagal meraih medali di cabor atletik pada nomor lari 100 meter putra, di Mimika Sport Complex (MSC), Rabu (6/10).
Bobby yang sempat dijuluki “Usain bolt” Indonesia itu, hanya mampu menempati peringkat kelima, dengan catatan waktu 10,75 detik. Catatan waktu tersebut jauh dibawah catatan waktu saat meraih emas di PON Jawa Barat 2016, yaitu 10.36.
Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, nomor paling bergengsi ini dimenangkan oleh Lalu Muhammad Zohri. Pelari yang mewakili Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan mudah menjadi pencatat waktu terbaik.
Lalu Muhammad Zohri berhasil menjadi yang terbaik dengan mencatatkan waktu 10.46 detik di final 100 meter putra. Catatan waktunya ini lebih baik dibandingkan saat penyisihan yang tercatat 10.68 detik.
“Alhamdulillah bisa memberikan yang terbaik bagi NTB dan semoga kedepannya bisa menghasilkan emas lagi,” ujar Zohri seperti dikutip dari situs resmi PON XX Papua 2021.
Setelah final, Lalu Zohri mengungkapkan bahwa hasil ini sangat ia syukuri karena menurutnya sejatinya ia merasa kurang maksimal.
“Sebenarnya kalau lari tadi saya gak maksimal. Karena saya harus turun di tiga nomor (200 meter, 400 meter, dan estafet), jadi harus jaga stamina,” lanjutnya.
Hasil Final lari 100 meter putra PON 2021:
01. Lalu Muhammad Zohri (NTB) catatan waktu 10.46 detik
02. Sudirman Hadi (NTB) catatan waktu 10.68 detik
03. Eko Rimbawan (Kalimantan Tengah) catatan waktu 10.692 detik
04. Wahyu Setiawan (DKI Jakarta) catatan waktu 10.694 detik
05. Yaspi Bobby (Sumatera Barat) catatan waktu 10.75 detik
06. Moch. Bisma Diwa Abina (Jawa Timur) catatan waktu 10.79 detik
07. Adith Rico Pradana (Jawa Tengah) catatan waktu 10.83 detik
08. I Dewa Made Mudiyasa (Bali) catatan waktu 10.93 detik.(*)
















