Palembang, prokabar – Semen Padang FC gagal mendulang tiga angka di laga perdana Grup A Liga 2 2021, usai . ditahan imbang 1-1 oleh PSPS Riau, Rabu (6/10) di Stadion Jakabaring Palembang. Keunggulan 1-0 sejak babak pertama, buyar seperempat jam sebelum laga usai.
Pelatih SPFC Weliansyah yang dihubungi prokabar, Rabu (6/10) malam, mengaku sedikit kecewa dengan hasil akhir pertandingan. Karena secara umum, timnya layak menang.
Salah satu hal yang disorot Weli pada anak asuhannya adalah soal finishing yang masih bermasalah. “Kita punya banyak peluang, pada babak pertama setidaknya kita bisa unggul 2-0, bahkan 3-0. Tapi kita ada masalah di finishing.”katanya.
Selain itu, Weli mengakui timnya secara umum bermain di bawah form terbaiknya. Sehingga pemainnya di lapangan banyak yang kurang fokus, mudah kehilangan bola, dan kurang ngotot.
“Kelemahan kita, selain finishing, kita terkadang terlalu mudah kehilangan bola. Tentunya ini jadi bahan evaluasi kita untuk pertandingan berikutnya.”lanjut pelatih 55 tahun itu.
Begitupun soal gol balasan PSPS yang tercipta melalui bola mati, seharusnya tidak perlu terjadi.
“Itu gol mudah bagi PSPS, mereka bisa menembus pagar hidup yang kita buat. Satu shooting dan satu peluang, tapi jadi satu gol bagi mereka. Itulah sepakbola.” kata Weli yang mengaku cukup banyak PR untuknya jelang laga kedua melawan Sriwijaya FC, 10 Oktober mendatang.(*)
















