Padang, Prokabar — Isu terjadinya tsunami menguak kembali. Kali ini, kabar mengejutkan itu terjadi di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kamis (10/12/). Beredarnya isu tersebut sontak membuat masyarakat dikawasan itu panik.
Namun informasi tersebut telah dibantah oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui informasi tertulis di website www.bmkg.go. Bahwa kabar tsunami di Sibolga adalah hoaks.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit menghimbau kepada masyarakat khususnya yang bermukim di kawasan pesisir pantai agar bijak dalam mencerna informasi yang beredar.
“Apalagi bagi masyarakat yang tinggal radius 100 meter dari bibir pantai,” kata Nasrul Abit di sela-sela kunjungannya meninjau Main Stadium Utama Padang Pariaman Kamis, (10/1) di daerah Sikabu.
Sumbar merupakan salah satu daerah yang berpotensi terjadinya tsunami. Salah satu tsunami besar yang ditakutkan peneliti adalah patahan Mentawai, atau yang disebut megatrhust.
Menyikapi hal tersebut, Wagub juga menghimbau untuk tetap siaga. Sebelumnya ia juga telah menyampaikan himbauan siaga bencana tsunami
“Pokoknya jika ada gempa lebih dari satu menit, kencang maupun lambat segera berlari dan selamatkan diri ketempat yang lebih tinggi,” tegasnya. (gas)
















