Bus Wisata Terpuruk di Kelok 14, Akses Jalan Terganggu

Penulis -

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maninjau, Prokabar.com – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di Kelok 44, akses jalan Bukittinggi menuju Maninjau. Kejadian menimpa sebuah bus wisata, terburuk masuk lubang tepatnya di Kelok 14, Jorong Kuok, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Jumat malam (15/8).

Hingga pagi ini, Sabtu (16/8) Bus tersebut masih belum dapat terselamatkan karena masih menunggu bantuan mobil derek. Menyebabkan akses jalan terganggu untuk sementara waktu.

Baca Juga :  Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif

Kapolsek Tanjung Raya, AKP Muzakar melalui Petugas Lapangan, Briptu Fahmi mengatakan, kejadian Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Bus itu melintasi jalur itu dari Lubuk Basung menuju Bukittinggi.

Hujan lebar menyebabkan pengemudi tidak terlalu fokus melintasi jalan terjal Kelok 44 itu, sehingga di tikungan kelok 14 mengalami kecelakaan. “Kondisi mobil terpuruk, terutama pada ban sebelah kiri. Hal ini terjadi adanya kerusakan bibir aspal jalan dan berlubang dalam. Lokasi persis pada tikungan tajam di kelok 14 ini,” ungkapnya kepada Prokabar.com, Sabtu pagi (16/8).

Baca Juga :  Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam - Bukittinggi

Kondisi mobil bus wisata itu masih miring dan membuat akses jalan terganggu. Akses jalan saat ini hanya bisa dilalui dengan sistem buka tutup. Selain dari Jajaran Polsek Tanjung Raya dan Matur, Tim Satlantas Polres Agam telah berada di lokasi untuk membantu pengaturan lalu lintas, memiminalisir kemacetan di Kelok 44.

Baca Juga :  UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

“Untuk kendaraan roda empat dan roda dua masih bisa dilalui dengan sistem buka tutup atau satu jalur. Sedangkan kendaraan bermuatan besar seperti truk dan bus wisata, untuk sementara belum bisa lewat,” pungkas Briptu Fahmi. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam – Bukittinggi
Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga
Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif
PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026
Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam – Bukittinggi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:04 WIB

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Berita

Novra Nurman Nyatakan Siap Pimpin PWI Pasaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:26 WIB