Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

20 Tahun Jadi Pejabat Publik, Kekayaan Paslon Darma-Tani Termiskin di Tanah Datar

Dibaca : 210

Tanah Datar, Prokabar – Opini publik saat seseorang ikut sebagai kontestan pemilihan kepala daerah (Pilkada), selalu dikaitkan dengan kekuatan financial, bahkan hampir seluruh masyarakat menganggap jika finansial adalah penentu dan modal keberanian seseorang untuk ikut sebagai kontestasi pilitik.

Begitu juga di Kabupaten Tanah Datar, harta kekayaan pasangan calon nomor urut 1 Zuldafri Darma – Sultani (Darma-Tani), tidak terlalu wah jika dibandingan dengan paslon lain yang mencapai angka belasan milyar rupiah.

Walau sama-sama hampir 20 tahun terjun sebagai pejabat publik, harta kekayaan keduanya berkisar antara Rp4,6 milyar, dan keduanya merupakan paslon termiskin diantara 4 pasang calon yang ada. Bahkan mantan Ketua DPRD Tanah Datar serta anggota DPRD Provinsi Sumbar tiga periode ini, bersih dari hutang.

Menurut Ketua Tim Pemenangan Darma-Tani Kabupaten Tanah Datar Rival Pribadi, Kamis (29/10) mengungkapkan jika Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini adalah jawaban atas isu-isu yang dilontarkan menyerang Zuldafri Darma jika beliau ikut dalam permainan proyek-proyek di Tanah Datar.

“Bayangkan, 20 tahun bukan waktu yang sebentar untuk mengunakan kekuatan saat menjadi pejabat, jika hal itu dilakukan. Sudah lah, masyarakat saja yang menilai, karena ini laporan resmi kok,” ungkap Rival.

Katanya, ini juga salah satu alasan kenapa harus memilih paslon ini, selain keunggulan programnya juga keunggulan secara pembuktian, jika daerah ini butuh mereka yang berpengalaman dan teruji dan tidak pernah tersangkut kasus korupsi.

“Jangankan pelaku, dijadikan saksi saja tidak pernah,” ketus Rival.

Berdasarka Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zuldafri Darma memilkki total kekayaan sebanyak Rp 3.057.148.101,-. Kekayaan petahana ini tercatat berupa tanah dan bangunan senilai Rp1,350 miliar, alat transportasi dan mesin senilai Rp450 juta. Sedangkan kekayaan dalam bentuk harta bergerak lainnya, mantan Ketua DPRD Tanah Datar ini tercatat dengan nilai Rp565 juta, kas dan setara kas sebanyak Rp692.148.101,-. Dalam LHKPN itu, Zuldafri Darma tercatat tidak memiliki hutang.

Sementara, Wakilnya Sultani memiliki kekayaan dengan nilai total Rp 1.603.225.000,-. Tercatat sebanyak Rp 1,163 miliar kekayaan Sultani berupa tanah dan bangunan. Sedangkan berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp122 juta. Sisanya, kekayaan anggota DPRD Provinsi Sumbar 3 periode ini terdata dalam bentuk harta bergerak lainnya senilai Rp158 juta, serta kas dan setara kas sebanyak Rp160.225.000,-. Dalam LHKPN itu, Sultani tercatat tidak memiliki hutang. (rls/eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top