Daerah

136 Warga Binaan Lapas II B Lubas Terima Remisi HUT RI

Lubuk Basuang, Prokabar – Lembaga Kemasyarakatan atau Lapas II B Lubuk Basung memberikan remisi sebanyak 136 orang warga binaannya saat perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 74 Tahun, Sabtu (17/8). Pemberian remisi tersebut sesuai peraturan perundang-undang yang berlaku terutama pada narapidana yang berkelakuan baik dan patuh selama menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan.

Menurut Kalapas II B Lubuk Basung, Hendra Budiman, jumlah warga binaan saat ini berjumlah 273 orang sementara yang mendapat remisi sebanyak 136 orang. “Kita sudah mengajukan Remisi Umum 1 kepada KEMENKUMHAM RI sebanyak 132 orang. Sedangkan Remisi 2, merupakan tahan bebas sebanyak 4 orang di HUT RI ke 74 ini,” ungkapnya.

Empat orang binaan yang bebas tersebut sepetti Firdaus (34), Megi Magribi (34), Syafrial (33) dan Tasar merupakan kasus 363 KUHP tentang pencurian dan telah menjalani masa hukuman satu tahun. Namun khusus untuk Tasar, belum bisa bebas karena ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi, sehingga tertunda kebebasannya.

“Sejauh ini, kita sudah maksimal melakukan pembinaan dan pelatihan mental kepada warga binaan kita. Terutama pendidikan keagamaan dan keterampilan. Setiap lima waktu, mereka semua binaan wajib melaksanakan sholat di mushalla. Kita juga telah memberikan mereka keterampilan seperti membengkel, sulaman dan ukiran tempurung,” tuturnya.

Pemberian remisi diserahkan langsung Bupati Agam, Indra Catri dan diikuti bersama Wakil Bupati, Kajari, Kepala Pengadilan Negeri, Kapolres Agam serta pihak Forkopinda lainnya. “Dalam pembinaan warga binaan, kita dibantu pemerintah daerah melalui program Agam Madani. Hal ini membudahkan pembinaan mental para napi sehingga dapat sadar dan jauh dari perbuatan kejahatan,” terangnya.

Sementara itu, Kasi Bimbingan Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lapas II Lubuk Basung, Zalman menambahkan, remisi tersebut merupakan hak dari para warga binaan dan mereka berhak mendapatkanya, sesuai aturan yang berlaku. Kewajiban mereka selama menjalani hukuman adalah berkelakuan baik, patuh dan menjauhkan segala pelanggaran yang ada di Lapas II B Lubuk Basung.

“Melalui kerjasama dengan Kementerian Agam, Dinas Sosial, Diskoperindak dan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, pembinaan di Lapas II B Lubuk Basung menjadi lebih baik. Dan nilai-nilai keagamaan sebagai penerpaan karakter islami menjadi prioritas kita. Berharap, selepas bebas nanti, mereka sadar dan menjauhkan perbuatan zalim dan jahat,” ungkap Kasi Binadik dan Giatja Lapas II B Lubuk Basung.

Firdaus salah satu warga binaan yang bebas mengaku sangat senang bisa kembali menghirup udara bebas. Pengalaman dimasa hukuman, memberi pelajaran berhagra untuk lebih banyak berbuat baik. “kami mendapat pembinaan keagamaan yang lebih di sini. Dan kami berharap saat kembali ke masyarakat umum, dapat normal sedia kala,” terangnya.

Lain hal dengan Megi Magribi. Setelah mendapat keterampilan seperti kerajinan tangan dan membengkel, berharap bisa mengaplikasikan di kampung halamannya. “Dengan skill yang didapat selama pembinaan Lapas, saya bisa bekerja dengan cara yang halal. Sehingga dapat menafkahi anak dan istri saya dengan cara yang di Ridhoi Allah,” pungkasnya. (rud)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top