Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Peristiwa

​Pak Gubernur Perlebarlah Jalan Padang – Payakumbuh


Padang, Prokabar – Tak ada upaya serius pemerintah di Sumatera Barat untuk membangun jalan lapang untuk lalulintas orang dan barang. Kalau lebaran rakyat terpaksa lelah di jalan.
“Kenapa tidak satupun gubernur bisa memperlebar jalan Padang-Bukittinggi-Payakumbuh jadi dua jalur empat lajur dengan median yang memadai, ” kata seorang perantau di Padang Panjang, Rabu (28/06/2017). 

Baca Juga :  Pemilih di Limapuluh Kota Kebanyakan Perempuan, Ini Kata Panwaslu

Saat ini jalan yang ada satu jalur dua lajur pada beberapa titik jadi empat lajur. 

Kondisi ini memicu kemacatan biaya tinggi. Padahal pemerintah Jokowi- JK fokus pada infrastruktur.

“Saya dengar jalan tol atau bebas hambatan akan dibangun namun pemerintah pusat dan daerah masih setengah hati,” kata dia yang mengaku bernama Jufri.

Jalan Padang-Payakumbuh

Jalan Padang-Payakumbuh

Maka hari-hari biasa dua kota utama di Sumbar harus ditempuh 3 jam. Kedua kota, Padang dan Bukittinggi hanya terpaut 98 Km. 

Baca Juga :  Pulang Kampung, Perantau Tungkar Disambut Siriah Carano

Jalan mulut botol Lembah Anai saat lebaran ini harus ditempuh 2 jam atau lebih. Polisi juga tidak mengusahakan buka-tutup, dilepas begitu saja. 

Maka kisah saat lebaran di daerah itu tak lebih dari soal macet.

“Macet lagi macet lagi, orang sudah punya jalan tol kita di Sumbar mabuk pasang baliho pejabat saja,” ini kata seorang pekerja sosial yang “terjebak” di Lembah Anai. (nrs)

Berani Komen Itu Baik

To Top