Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Penulis -

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Foto.   Imstagram Minang Trending

Dok. Foto. Imstagram Minang Trending

Prokabar.com– Gunung Marapi kembali erupsi  hingga  hujan abu vulkaniknya mengguyur  wilayah Kota Bukittinggi, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Tanah Datar sekitarnya pada Sabtu (26/9/2026) malam sekitar pukul 21.40 WIB.

Erupsi Gunung Marapi tersebut dirasakan warga di sejumlah wilayah sekitar gunung, termasuk Kota Bukittinggi. Setelah letusan terjadi, hujan abu vulkanik dilaporkan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi.

Informasi yang diterima dari MinangTrending menyebutkan, erupsi Gunung Marapi terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum mencapai 30 milimeter dengan durasi selama 79 detik atau sekitar 1 menit 19 detik. Laporan lain yang mengutip petugas Pos Pengamatan Gunungapi (PGA) Marapi juga mencatat data yang sama.

Erupsi yang terjadi pada malam hari tersebut membuat tinggi kolom abu tidak dapat diamati secara langsung dari Pos Pengamatan karena kondisi puncak gunung yang tertutup kabut. Namun, rekaman CCTV pemantauan menunjukkan adanya aktivitas letusan dari kawah Gunung Marapi.

Dampak erupsi berupa hujan abu dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi. Sebaran abu antara lain dilaporkan mencapai Sungai Pua, Lasi, Canduang, Bukik Batabuah hingga Ampek Angkek.

Masyarakat yang berada di sekitar Gunung Marapi, termasuk pengunjung, pendaki gunung maupun wisatawan, diimbau untuk tidak memasuki atau melakukan kegiatan dalam radius 3 kilometer dari pusat erupsi atau kawasan Kawah Verbeek.

Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran sungai maupun bantaran sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya lahar, terutama ketika terjadi hujan.

Selain itu, apabila terjadi hujan abu vulkanik, masyarakat diimbau menggunakan masker untuk menutup hidung dan mulut guna mengurangi risiko gangguan saluran pernapasan. Pelindung mata dan kulit juga dianjurkan digunakan ketika berada di luar rumah atau di kawasan yang terdampak abu vulkanik.

Erupsi Gunung Marapi ini kembali menjadi perhatian masyarakat di sekitar Bukittinggi, Agam dan Tanah Datar. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan mengikuti informasi serta imbauan dari petugas terkait aktivitas Gunung Marapi.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pementasan Teater, Yayasan Zona Cakrawala Solok Matangkan Kesiapan Aktor dan Tata Kelola Panggung
Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Mendorong IMLA Perkuat Pengembangan Bahasa Arab
UIN Bukittinggi Raih Sertifikat Compliance dan Tree Rating 2.5 UI GreenMetric 2026
Mahasiswa UIN Bukittinggi Raih Dua Penghargaan
Subuh Berjamaah, 1.777 Maba UIN BKT Khatam Al-Qur’an
PBAK Hari Kedua, Mahasiswa Baru Dibekali Beragam Materi Penting
Rektor UIN Bukittinggi: Mahasiswa Baru PBAK Diharapkan Menjadi Mahasiswa Mendunia

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:53 WIB

Jelang Pementasan Teater, Yayasan Zona Cakrawala Solok Matangkan Kesiapan Aktor dan Tata Kelola Panggung

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Senin, 21 September 2026 - 10:56 WIB

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Mendorong IMLA Perkuat Pengembangan Bahasa Arab

Rabu, 16 September 2026 - 17:40 WIB

UIN Bukittinggi Raih Sertifikat Compliance dan Tree Rating 2.5 UI GreenMetric 2026

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB