Padang, Prokabar – Hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak siang hari, Sabtu (10/10/2026), menyebabkan sejumlah aliran sungai meluap dan membanjiri beberapa wilayah. Kecamatan yang paling terdampak adalah Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo.
Wali Kota Padang Fadly Amran menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, serta dukungan TNI dan Polri untuk melakukan evakuasi warga. Tim juga berkoordinasi dengan Basarnas jika dibutuhkan dukungan tambahan.
Perkiraan sementara warga terdampak antara lain 40 kepala keluarga di Lapau Munggu Kuranji, 35 orang di Kampung Apa Koto Tangah, dan 40 orang di Lumin Park yang telah dievakuasi. Sementara di Tabiang Banda Gadang, Nanggalo, warga melakukan evakuasi secara mandiri.
“Fokus saat ini melakukan evakuasi bagi warga yang membutuhkan, yang sudah dilakukan oleh Tim Gabungan Pemko Padang yang juga didukung oleh unsur TNI-Polri,” ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan bahwa sejumlah pekerjaan rehabilitasi pascabencana November 2025 dan Agustus 2026 juga ikut terdampak. Masyarakat diimbau tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tinggi.
















