Hukum

Usai Kabur, Polisi Tahan Sopir Bus Sinamar Penebar Maut

Limapuluh Kota, Prokabar – Kabur usai menabrak sejumlah anak-anak di Danguang Danguang, Guguak, Limapuluh Kota, Senin (12/11) kemarin, sopir bus Sinamar bernama Fauzi Herman (38) ditangkap polisi Selasa (13/11).

“Benar, pelaku kita tetapkan menjadi tersangka dan hari ini, akan kita lakukan penahanan,” kata Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis, kepada Prokabar.

Kapolres menyebut, Fauzi Herman ditangkap setelah polisi mengetahui keberadaan tersangka dugaan menghilangkan nyawa seseorang di jalan raya itu.

“Kita sebenarnya mau menjemput paksa yang bersangkutan. Tapi, setelah negosiasi dengan pihak keluarga dan kerabat pelaku, akhirnya tadi dia datang ke Mapolres dan dikawal,” jelas Haris Hadis.

Sebelumnya diberitakan, bus PO Sinamar, membawa petaka Senin (12/11) sore. Angkutan umum berwarna kelabu itu, diduga melindas anak anak yang main sepeda di Danguang Danguang, Guguak, Limapuluh Kota. Satu orang tewas. Korban lain luka parah.

“Sejauh ini, kami catat sudah dua korbannya. Satu meninggal dunia,” kata Kapolsek Guguak, Resor 50 Kota Inspektur Polisi Satu Muhammad Arvi, kepada Prokabar di grup WAG Wartawan Polres 50 Kota.

Sementara, seorang pengendara sepeda motor juga tertabrak. “Sopirnya melarikan diri,” kata Arvi. Kapolres 50 Kota AKBP Haris Hadis, membenarkan kejadian itu. “Benar, kebetulan, salah satu korban, anak kerabat kami,” jelas Haris, terpisah.

Kejadian berlangsung sekira pukul 15.30 WIB, antara mobil mikrobus merk Isuzu PO Sinamar dengan dua unit sepeda motor dan anak anak.

Polisi menetapkan sopir bus itu, Fauzi Herman sebagai tersangka. “Identitas sopir sudah kita ketahui. Warga Tabek Panjang , Payakumbuh. Adapun nama korban tewas, Latif (10 tahun),” jelas Kapolsek Guguak.

Polisi membeberkan, kronologis kejadian. ”
“Bus Sinamar, datang dari arah Suliki menuju Payakumbuh sedangkan korban yang sedang mengendarai sepeda, sedang berhenti di depan warung bertepatan di depan SMPN 01 Guguk milik Yanti,” tukuk Kapolsek.

Diduga, kejadian bermula setelah sopir bus hilang kendali begitu berpapasan dengan sepeda motor jenis Honda yang dikendarai anak perempuan. “Diduga pelajar juga yang membawa motor itu. Kemudian, terjadi benturan,” jelas Kapolsek.

Sempat tertabrak mobil, kemudian sepeda motor itu menurut saksi mata menghilang. “Pergi saja dia pak, ke arah sana,” kata saksi mata. Kemungkinan dia takut. Sebab mobil langsung menghempas ke kiri dan menabrak anak anak yang membawa sepeda angin. Maka kena lindaslah dua orang anak. Satu tewas. (vbm)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top