Tiket Pesawat Mahal, Jumlah Penumpang di BIM Turun Drastis

Penulis -

Kamis, 16 Mei 2019 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Kenaikan tiket pesawat sejak awal 2019, menyebabkan penumpang pesawat udara berkurang 20 persen di Bandara Internasional Minangkabau di Padang Pariaman, Sumatera Barat

“Rata-rata pergerakan penumpang per hari pada tahun lalu mencapai 11.000 orang dengan 84 penerbangan per hari, saat ini hingga April jumlah penumpang paling banyak hanya sekitar 7.000 hingga 8.000 per hari,” kata Executive General Manajer PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau Dwi Ananda Wicaksana, Kamis (16/5).

Menurut dia, tidak hanya berdampak pada penurunan jumlah penumpang, kenaikan tiket pesawat juga menyebabkan pendapatan bandara turun sekitar 25 persen dari target yang dicanangkan oleh korporasi.

“Penurunan angka pergerakan tersebut jelas berpengaruh besar terhadap pendapatan Bandara Internasional Minangkabau secara umum,” ujarnya.

Baca Juga :  UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam

Menyikapi hal ini, PT Angkasa Pura II sudah melakukan berbagai upaya mulai dari sisi maskapai maupun bersama regulator akan tetapi kenyataannya tidak mudah untuk menghadapi keadaan seperti ini.

Sementara memasuki Mei 2019 yang bertepatan dengan awal Ramadhan 1440 Hijriah sebagaimana kebiasaan pada tahun sebelumnya pada dua minggu pertama merupakan musim sepi penumpang, sehingga pergerakan penumpang semakin jauh turun ke angka 4.000 orang per hari.

Untuk rute internasional, sebenarnya cukup terbantu dengan tiga penerbangan regular dengan tingkat keterisian penumpang cukup baik dan adanya beberapa penerbangan khusus umrah, kata Dwi Ananda.

Ia berharap pada mudik Lebaran tahun ini jumlah penerbangan akan kembali normal sebagaimana tahun lalu sehingga dapat membantu pencapaian pendapatan Bandara Internasional Minangkabau.

Baca Juga :  Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

Sebelumnya sejumlah pemilik usaha makanan dan minuman di Bandara Internasional Minangkabau merasakan imbas kenaikan harga tiket pesawat ditandai dengan sepinya pembeli.

Salah seorang pengelola Rumah Makan Padang di Bandara Minangkabau Risa mengaku sebelumnya ia bisa mengantongi omzet hingga Rp7 juta per hari, namun sejak Januari bisa mengantongi Rp3 juta per hari saja ia sudah syukur.

Akibatnya, restoran Padang yang berada di area pintu keberangkatan penumpangan tersebut mulai mengurangi makanan yang disediakan mengantisipasi tidak terlalu banyak sisa.

“Kami khawatir juga kalau ini terus berlangsung kata bos bisa ditutup karena tidak seimbang pemasukan dengan sewa tempat,” kata dia.

Tidak hanya rumah makan Padang, Suci salah seorang karyawan gerai Soto di Bandara Minangkabau juga mengaku pengunjungnya berkurang hingga 30 persen.

Baca Juga :  Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Jika satu hari bisa mencapai 100 orang yang makan, sekarang 70 orang sudah banyak, katanya.

Para penyedia jasa kendaraan yakni taksi juga terkena imbas sepinya penumpang. Menurut penjaga konter taksi bandara Ujang sebelumnya dalam sehari ia bisa mendapatkan pesanan 200 taksi. Namun kini paling banyak hanya 100 pesanan saja sehingga mobil lebih banyak berada di poll.

Demikian juga bus pengangkut penumpang menuju stasiun kereta api di bandara tak banyak penumpang yang hendak menggunakan kereta yang bisa diangkut.

Semua pengelola usaha tersebut berharap harga tiket kembali normal sehingga penumpang jadi ramai di bandara. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Siti Nurbaya Food, UMK Mitra Binaan KAI Divre II Sumbar, Raih Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards 2026
Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam – Bukittinggi
Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga
Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif
PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026
Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Siti Nurbaya Food, UMK Mitra Binaan KAI Divre II Sumbar, Raih Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:04 WIB

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Berita

Novra Nurman Nyatakan Siap Pimpin PWI Pasaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:26 WIB