Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Tidak Bermasker di Batusangkar, Siap-siap Untuk Menyapu Jalan

Dibaca : 535

Tanah Datar, Prokabar – Puluhan warga Tanah Datar yang tidak patuh protokol kesehatan terjaring razia Tim Terpadu gabungan satpol PP, TNI Polri dan Dishub, selasa (6/10). Razia digelar di kawasan Lapangan Cindua Mato, Kota Batusangkar merupakan penerapan Perbup nomor 48 tahun 2020 yang sebelumnya sosialisasi telah diberikan kepada masyarakat.

Pelanggar yang terjaring razia lansung diberikan sangsi sosial dan juga membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya.

Kabid Penegakan Perda dan Pembinaan Satpol PP Damkar Tanah Datar Iskandar mengatakan, jika sangsi yang diberikan dalam tahap awal masih berupa sangsi sosial.

“Ada sekitar 70 orang tadi yang tercatat melakukan pelanggaran. Semuanya kita berikan sangsi sosial seperti menyapu jalanan dengan menggunakan rompi pelanggar protokol kesehatan,” ujarnya saat ditemui dilokasi penindakan.

Selain itu, semua yang melanggar terlebih dahulu didata dan data tersebut nantinya dikirim ke Provinsi secara online. Jika ditemukan kembali melanggar Protokol Kesehatan, maka akan diberikan sangsi yang berbeda kepada pelanggar.

“Jadi data ini dikirim secara online ke provinsi. Nah, nantinya jika yang bersangkutan kembali melakukan pelanggaran baik di Tanah Datar atau daerah lain di wilayah Sumbar akan terlihat datanya. Bagi yang kedapatan kembali melanggar tentu akan diberikan sangsi yang berbeda,” terangnya.

Razia sendiri dimulai sejak pukul 08.00 Wib hingga pukul 11.00. Selama razia, banyak warga yang tidak menggunakan masker yang terjaring petugas. Razia kali ini juga ditinjau oleh Tim Protokol Kesehatan Covid 19 Provinsi dan BPBD Provinsi, Kapolres dan Dandim Tanah Datar.

Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanah Datar Erman Rahman mengatakan, jika pemberian sangsi sosial masih merupakan langkah awal dari penerapan Perda no 6 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

“Efektifnya, nanti pada tanggal 10 Oktober, dimana langsung diterapkan sangsi denda, atau pidana. Untuk sangsi yang kita lakukan hari ini masih mengacu kepada Perbup Tanah Datar no 48 tentang penegakan sangsi protokol kesehatan Covid 19,” ujarnya.

Erman mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar menerapkan Protokol Kesehatan agar warga terhindar dari Covid 19, yang sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top