Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Tali-temali Kisah Irwan Prayitno di Pilgub Sumbar 2020


Analisa politik ala prokabar

Dibaca : 475

Padang, Prokabar – Pengaruh Gubernur Irwan Prayitno bukanlah kecil. Dia punya kekuatan. Dia punya jaringan dan loyalis sampai ke bawah. Karena itu, ia sedang menimbang-nimbang mau berpihak ke siapa di Pilgub 2020.

“Sebagai gubernur posisi saya netral, tidak mendukung siapapun di Pilkada ini,” kata Irwan Prayitno berkali kali dibanyak kesempatan.

Mungkinkah? Yang pasti IP itu politisi, dia punya pertimbangan.

Lalu ke siapa seharusnya Pak Gubernur memberi dukungan? Seharusnya ke Mahyeldi, sama-sama dari PKS, Mahyeldi pun dikader IP dulunya. Tapi, melihat keadaan, sepertinya tidak, sejak Mahyeldi menolak Adib Alfikri sebagai calon Wawako Padang, dulu. Sekarangpun, Adib tidak diberi kesempatan. Mahyeldi memilih Audy, anak muda yang sebelumnya tidak dikenal di sini.

Apakah dukungan IP bisa berubah ke Mahyeldi? Asalkan sudah duduk deal politiknya, kelak, jika Mahyeldi menang, ada jaminan adik kandung IP, Adib Alfikri jadi Wakil Walikota Padang. Hendri Septa BA 1 A, Adib BA 2 A. Tapi itu juga sulit, karena kader PKS di Padang juga banyak.

Hendri Septa tak akan serta merta pula mau mengambil Adib. Ia akan tanya dulu ke ayahnya, Asli Chaidir, tokoh PAN itu. Asli juga tak akan putuskan sendiri, karena harus baiyo batido dengan besannya, Leonardy Harmaini yang anggota DPD itu.

Jika Mahyeldi oke, Hendri Septa Oke, PKS oke, Asli Chaidir oke, maka IP oke berikan suara. Jika tidak? Nah itu dia.

Suara IP untuk NAIC ?

Sejak awal, IP maunya Riza Falepi yang maju. Kandas. Tak apa, IP masih bersama Nasrul Abit, kompak sampai sekarang. Maka dicarikan cawagubnya, dapatlah Indra Catri, Bupati Agam. Wakil Indra Catri adalah Trinda Farhan, suaranya cukup kuat. PKS bisa menang disana.

NA dan IC selama ini sudah sama IP juga, namun kalau IP pindah ke Mahyeldi maka tergerus suara NA. Jangan cemas, NA adalah Gerindra dan di sana ada Andre. Tank waja yang siap melaju di medan seganas apapun.

Andre adalah anak muda yang fokus. Calonnya jangan dikhianati, Andre akan membalas selugas-lugasnya. Andre yang ramah tapi tajam dalam politik bukan kosong. Dia sudah membuktikan waktu pileg dulu. Suaranya tertinggi.

Maka senyaman-nyamannya memang IP mestilah tetap bersama NA. Ini akan melindungi orang-orangnya di rumah bagonjong. Lagi pula sehilir-semudik selama satu periode bersama NA bukanlah hal biasa. Ingat pula, Riza Palepi akan kecewa pula kalau IP ke Mahyeldi. Bukankah Riza sang walikota Payakumbuh ini, sudah berjasa pula antarkan Ny Nevi Irwan Prayitno ke Senayan.

Bertali-temali kisahnya. Inilah politik.

(Analisa politik ala prokabar)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top