Sah, Mahyeldi-Hendri Septa Menang Pilkada Padang

Penulis -

Rabu, 4 Juli 2018 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang secara resmi melakukan rekapitulasi perolehan suara Pilkada Padang yang diselenggarakan 27 Juni 2018 lalu.

Dari rekapitulasi itu, pasangan nomor urut 2 Mahyeldi-Hendri Septa memperoleh 62,92 persen atau 212.526 suara. Sementara pasangan Emzalmi-Desri Ayunda nomor urut 1 memperoleh 37,08 persen atau 125.238 suara.

Rekapitulasi itu sendiri dilakukan dalam pleno terbuka KPU Padang, Rabu (4/7) di Kryad Hotel Padang. Dari rekapitulasi itu, diketahui, pasangan Mahyeldi-Hendri menyapu bersih seluruh kecamatan di Padang dengan kemenangan.

“Alhamdulillah, pasangan yang kami usung kembali dipercaya masyarakat untuk memimpin Kota Padang 5 tahun ke depan. Tentunya amanah ini akan dijaga dan dijalankan sebaik-baiknya oleh walikota dan wakil walikota terpilih,” kata Muharlion, saksi pasangan Mahyeldi-Hendri Septa.

Sementara saksi pasangan Emzalmi-Desri, Indra Mairizal, tidak mau menandatangani berita acara rekapitulasi tersebut. Dia mengaku setidaknya ada tiga alasan kenapa dia dan timnya tidak mau menandatangani berita acara.

“Pertama, jumlah DPT yang kami nilai tidak sesuai dengan yang seharusnya, lalu banyaknya pemilih yang menggunakan suket mencapai 8 ribu lebih dan banyak masyarakat yang tidak mendapatkan c-6 atau undangan ke TPS,” katanya.

Rekapitulasi itu tak berbeda jauh dari hasil hitung cepat KPU Kota Padang pada 28 Juni 2018 menunjukkan pasangan calon wali kota Mahyeldi-Hendri Septa menang telak dengan perolehan 212.299 suara atau 62,9 persen. Kemudian pasangan Emzalmi-Desri Ayunda perolehan suaranya 125.211 pemilih atau 37,1 persen.

Ketua KPU Padang M. Sawati mengaku bersyukur penyelenggaraan Pilkada Padang berlangsung aman dan tertib, tak ada persoalan yang berarti. Selain itu, pelaksanaan rapat juga berjalan dengan baik. Malahan kedua saksi pasangan calon menerima hasil penetapan.

“Walau begitu mereka juga memberikan masukan terhadap pelaksanaan pilkada ini,” ujarnya.

Terkait dengan tidak ditandatanganinya hasil rekapitulasi oleh saksi Pasangan nomor urut satu, M. Sawati menegaskan itu hak mereka.

“Namun, sebagaimana disampaikan saksi tersebut dia mengaku sudah berada di dalam,” ujar M. Sawati menirukan.

Suatu hal menarik partisipasi pemilih 63,76 persen dan jauh meningkat dari partisipasi Pemilihan Gubernur tahun 2014 yang hanya 52 persen.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih
Debat Publik Putaran Kedua, KPU Limapuluh Kota Ajak Masyarakat Kenali Calon yang akan Dipilih
Srikandi Luak 50, Rezka Oktoberia Minta Bawaslu Tidak Buat Kegaduahan 
Pengumuman Persiapan Penyerahan Dukungan Minimal Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Sumatera Barat
Panwascam Pasaman Ditempa Rakor Admintrasi dan Konsolidasi 
Ketua Bawaslu RI Minta Jajarannya Jaga Solidaritas
Pasangan Ini Nyatakan Kesiapan Bertarung di Pilkada Payakumbuh
Bawaslu Agam Gelar Peningkatan Kapasitas Penanganan Pelanggaran

Berita Terkait

Jumat, 6 Desember 2024 - 17:16 WIB

Sah, Raih 55,2 Persen Suara, Fadly-Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih

Kamis, 14 November 2024 - 23:39 WIB

Debat Publik Putaran Kedua, KPU Limapuluh Kota Ajak Masyarakat Kenali Calon yang akan Dipilih

Jumat, 14 Juli 2023 - 22:39 WIB

Srikandi Luak 50, Rezka Oktoberia Minta Bawaslu Tidak Buat Kegaduahan 

Rabu, 7 Desember 2022 - 12:43 WIB

Pengumuman Persiapan Penyerahan Dukungan Minimal Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah Sumatera Barat

Sabtu, 26 November 2022 - 22:38 WIB

Panwascam Pasaman Ditempa Rakor Admintrasi dan Konsolidasi 

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB