Trending | News | Daerah | Covid-19

Mudik 2019

Polisi Imbau Pemudik Manfaatkan Waktu One Way Saat Mudik

Dibaca : 178

Jakarta, Prokabar — Kakorlantas Polri Polri Irjen Pol Refdi Andri mengimbau kepada pemudik untuk memanfaatkan waktu mudik saat sistem one way atau satu arah berlangsung.

“Dengan begitu perjalanan mudik akan lebih terasa nyaman dan lancar,” kata Kakorlantas Polri dalam keterangan tertulisnya yang diterima Sabtu (1/6)

Menurut dia, sistem satu arah atau one way menjadi prioritas untuk menjaga kenyamanan dan kelancaran dalam perjalanan mudik 2019.

Meski demikian, kata dia, kecepatan kendaraan saat diberlakukan one way harus dibatasi demi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Refdi mengimbau pengemudik kendaraan yang bergerak di jalur A agar memacu kendaraannya minimal 60 kilometer per jam hingga maksimal 100 kilometer per jam.

Sementara pemudik yang bergerak di jalur B diimbau mengemudi dengan kecepatan minimal 40 kilometer per jam hingga maksimal 80 kilometer per jam.

Jalur A adalah jalur normal yang dilewati untuk kendaraan yang menuju arah timur atau Brebes Barat. Sementara jalur B adalah jalur sebaliknya yang biasa digunakan untuk menuju ke arah Jakarta.

Sistem satu arah atau one way telah dimulai sejak 30 Mei hingga 2 Juni 2019 yang diberlakukan mulai kilometer 70 Cikampek Utama hingga kilometer 263 Brebes Barat.

Sementara untuk musim arus balik pada 8 Juni sampai dengan 10 Juni 2019, sistem one waymengarah ke Jakarta diberlakukan mulai kilometer 263 Brebes Barat menuju kilometer 70 Cikampek Utama.

“Mudah-mudahan masyarakat paham dan dapat memanfaatkan kebijakan dan fasilitas yang disediakan agar mendapat kenyamanan dan pastinya hepi saat mudik pada tahun 2019 ini,” ujar dia.

Ia pun memastikan bahwa sejak diberlakukan one way di ruas tol Cikampek, Kakorlantas Polri sudah memastikan langsung kondisi ruas tol dari Km 70 hingga Km 263 dan terpantau lancar.

Menurut Irjen Pol Refdi Andri, pihaknya juga sudah mempertanyakan soal ini kepada beberapa pengendara. Mereka merespon positif dan berterima kasih dengan kebijakan ini. “Sampai saat ini tidak ada persoalan yang berarti,” tuturnya. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top