Penyelidikan Polisi, Kepala DPKAD Pessel Mengelak Saat Ditanya Soal Dana Hibah Koni

Penulis -

Kamis, 3 Oktober 2019 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Suhandri mengelak saat ditanya soal pencarian dana hibah pemerintah untuk Koni.

“Jumlah dana hibah dari pemerintah untuk Koni saya tidak tau besarnya, nanti lah saya lihat datanya,” ujarnya dengan gaya acuh usai demonstrasi mahasiswa Pessel Kamis (3/10).

Sebab, anggaran dana Koni tahun 2017 dan tahun 2018-2019, kini dalam penyelidikan Mapolres Pessel, dimana anggaran tersebut diduga ada penyelenggaraan dari pihak terkait.

Dugaan Korupsi Dana Koni yang diselidiki oleh Mapolres Pessel sudah berjalan dua tahun.

Sayangnya, saat ini Mapolres belum menetapkan siapa saja tersangka yang dinilai merugikan keuangan negara itu.

Sebelumnya, Unit Tipikor Polres Pessel, juga telah melakukan penyelidikan anggaran tahun 2017 dengan nilai Rp1,7 miliar. Dan jajaran Polres pun sudah memanggil 20 orang lebih saksi.

Sementara, untuk dugaan korupsi anggaran tahun 2018-2019 dengan nilai 1,3 miliar, unit Tipikor pun sudah memanggil 15 orang saksi.

Kedua tahun anggaran itu hingga kini Polisi belum menetapkan tersangkanya.

Sebelumnya, Kapolres Pessel, AKBP Cepi Noval melalui Kanit Tipikor IPDA Reynold Raymond mengatakan, pihaknya optimistis, jika ada yang dilanggar, tim penyidik akan secepatnya menetapkan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi ini.

“Ya kita optimis, untuk penetapan tersangkanya masih lama, kami masih mengumpulkan bukti, “tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar
Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu
Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba
Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB