Penilaian Reformasi Birokrasi Mulai Dilakukan di Kejari Tanah Datar

Penulis -

Senin, 10 September 2018 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama BPS (Badan Pusat Statistik) menyambangi Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Sumbar, Senin (10/9). Kedatangan 2 instansi ini, dalam rangka mengawasi pelaksanaan survei penilaian Reformasi Birokrasi dan Zona Integritas Internal Kejari Tanah Datar.

Hatni Kepala Bidang Kebijakan Reformasi Birokrasi mewakili Kemenpan RB, mengatakan bahwa integritas penegak hukum menjadi sorotan tertinggi di tengah masyarakat.

“Survei yang dilaksanakan ini merupakan tantangan bagi Kejaksaan Negeri Tanah Datar, untuk bisa menjadi yang terbaik dalam pelayanan reformasi birokrasi. Apresiasi kami berikan kepada Kajari yang telah melakukan perubahan-perubahan di lembaganya. Saat ini Kejari Tanah Datar dapat menjadi contoh kejaksaan negeri lain di Sumbar,” ungkap Hatni.

Survei yang nanti dilakukan BPS hendaknya benar-benar objektif sesuai SOP yang telah ditetapkan. Survei akan dilakukan mulai dari 10 september hingga 7 Oktober mendatang, yang dilakukan oleh 3 orang perwakilan BPS.

“Jika dalam hasil survei yang dilakukan BPS menunjukan angka yang baik maka kami nanti akan kembali melakukan proses verifikasi ulang, ke sini,” ujarnya.

Sementara kepala BPS Tanah Datar Januarto Wibowo mengatakan bahwa metodologi yang digunakan dalam survei ini melibatkan 30 responden terkait Zona Interitas dan 90 responden RB yang proporsional dimasing-masing unit layanan.

“Termasuk nanti kami akan mengidentifikasi unit layanan disetiap lokus. Dengan informasi paradata dan foto keberadaan. Pendataan Customer Satisfaction di unit layanan utama dengan porposive sampling/acccidental sampling yaitu on the spot dan atau customer list,” sampai Januarto.

Adapun 5 instansi yang akan dilakukan survei reformasi birokrasi untuk Tanah Datar disampaikan Januarto yaitu, Polres, Kejari, Dinas Dukcapil, Dinas Penanaman Modal PTSP dan Naker, dan RSUD Hanafiah.

Sementara diawal penyampaiannya Kajari Tanah Datar M. Fatria, menjelaskan beberapa perubahan-perubahan yang telah ia lakukan ditubuh internal kejaksaan.

“Saat ini Kejaksaan Negeri Tanah Datar masuk dalam 16 besar menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dari 400-an lebih Kejari yang ada di Indonesia. Dan kami saat ini terpilih oleh Kejaksaan Agung RI dalam penilaian prestasi kerja dan kinerja kejaksaan,” ucap M. Fatria. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku
Pelaku Penganiayaan Nenek Saudah Ditangkap Pelaku Berstatus Mahasiswa
Diduga Masalah Tapal Batas Tanah Seorang Kakek Dibunuh Tetangganya
Divonis 14 Tahun Penjara, Ini Motif Pelaku Pembunuhan di Pasa Kaciak Lubuk Sikaping
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:07 WIB

3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:25 WIB

Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan

Senin, 19 Januari 2026 - 18:33 WIB

Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Daerah

Ada WNA di Lubuk Sikaping Imigrasi Langsung Selidiki

Jumat, 12 Jun 2026 - 19:43 WIB