Padang, Prokabar – Sejumlah pegiat pariwisata meradang. Gara gara Ketua DPW PKB Sumbar memakai foto dan logo PKB di halaman satu flyer tersebut. Flyer atraksi yang dirilis oleh tim gabungan lebaran ini, merupakan kerjasama berbagai institusi yang tergabung dalam tim gabungan.
Salah seorang penggagas tim gabungan, Sari Lenggogeni menyayangkan tindakan ini. “Saya mendukung siapa saja yang meviralkan pariwisata Sumbar, tapi poin saya dalam persoalan ini bukan larangan meviralkan, tetapi menghilangkan identitas pembuat karya dan mengganti dengan logo partai tanpa izin, ” kata Sari Lenggogeni kecewa.
“Jika tidak ada niat baik dari Datuak Febby untuk menyelesaikan ini, tidak tertutup kemungkinan kita bawa ke ranah hukum,” sambung Syafriawati, pegiat lainnya.
Tim gabungan lebaran 2018 ini terdiri dari banyak unsur, pemerintah, akademisi, media, media sosial, dan stakeholders pariwisata lainnya. Tim ini melakukan kurasi terkait atraksi dan destinasi wisata selama lebaran.
Atraksi yang dirilis merupakan rekomendasi dari seluruh stakeholders pariwisata, dan bisa dipertanggungjawabkan
Oleh Dt Febby, flyer tersebut kemudian dipakai nya, dengan cara menukar halaman 1 dan 2 dengan desain sendiri.
“Jelas kami kecewa, kerja keras kami tidak dihargai, malah diklaim sebagai kerja dari PKB Sumbar,” Tutur Bundo Wati, panggilan akrab Syafriawati.
Sementara itu, hingga kini belum ada tanggapan dar Ketua DPW PKB Sumbar Dt. Febby. (rls)
















