Pawai Obor di Bisanti. Aduhai. Marhaban ya Ramadhan

Penulis -

Selasa, 15 Mei 2018 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Cahaya obor berpender. Anak-anak terton berjalan. Alunan asma Allah terdengar.
Memukau dan sungguh menarik penyambutan Ramadhan 1439 Hijriah di Nagari Bisati, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa Malam (15/5).

Tradisi Ratik Tolak Bala disertai Pawai Obor ratusan masyarakat memeriahkan Bulan Suci Umat Muslim tersebut.

Tradisi unik ini rutin dilakukan masyarakat setempat. Berjalan sekitar 3 km sambil membawa obor dan zikir menyebut Asma ALLAH.

Menurut Camat VII Koto Sungai Sariak, Masrifi Noor, tadisi tersebut bertujuan meminta pertolongan Maha Kuasa untuk menjauhkan segala bala atau musibah. Termasuk musibah teror, kenakalan remaja maupun penyakit masyarakat lainnya.

“Melalui awal yang baik ini, kami berharap dapat menjalankan Ibadah Puasa dapat berjalan dengan baik dan lancar,” kata Masrifi Noor.

Muhammad Idris Tuangku Kalifah, salah seorang ulama Nagari Bisati menjelaskan, pawai obor melambangkan semangat berkobar masyarakat dalam menjalani Ibadah puasa dan akidah Islam. Sebelum pawai obor, ulama dan tokoh masyarakat melaksanakan zikir. Saat pawai obor, ulama beserta masyarakat yang mengikuti membaca tahlilan.

“Tahlil yang dilakukan saat berjalan (pawai obor) bertujuan meminta kepada Maha Kuasa untuk menjauhkan musibah (Bala) atau wabah,” aku M. Idris Tuangku Kalifah.

Yang membedakan Ratik Tolak Bala tahun lalu dengan saat ini, adanya tausyiah sesudah pawai obor dan dilaksanakan disebuah ruangan yang lebih luas dan nyaman tuntas Ulama Bisati tersebut. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera
Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda
Tanah Haram Kami Rindu (3)
Tanah Haram Kami Rindu (2)
Tanah Haram Kami Rindu (1)
Deddy Mizwar Beri Pesan Moral Mendalam Lewat Sinetron “Lorong Waktu”
Cut Syifa Antusias Perankan Tokoh Utama di Sinetron Terbaru SCTV “Cinta Di Ujung Sajadah”
Main FTV Ramadan SCTV, Eza Gionino Alami Perjalanan Spiritual

Berita Terkait

Rabu, 19 Maret 2025 - 00:18 WIB

#JadiLebihBaik di Ramadan: XL Axiata Gelar Program “Berbagi Kebaikan” di Sumatera

Sabtu, 15 Maret 2025 - 23:44 WIB

Para Pencari Tuhan Jilid 18 Hadirkan Tema ‘Dunia Sementara, Coy!’ yang Relevan dengan Isu Anak Muda

Rabu, 12 Maret 2025 - 14:04 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (3)

Selasa, 11 Maret 2025 - 06:17 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (2)

Senin, 10 Maret 2025 - 15:06 WIB

Tanah Haram Kami Rindu (1)

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB