Padang, Prokabar — Walikota Padang Hendri Septa terkejut dengan tingginya partisipasi warga kelurahan Kuranji pada Minggu (6/6).
Tak kurang 250 warga hadir langsung dalam kegiatan Manunggal Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat.
“Ditengah keterbatasan pemerintah Kota saat ini, tentu kami sebagai Pemerintah mengucapkan rasa terimakasih dan apresiasi setingginya kepada ninik mamak dan ahli waris, yang telah mewakafkan tanahnya untuk kepentingan pembangunan jalan. Karena memang partisipasi masyarakat seperti ini, yang sangat membantu pemerintah kota dalam percepatan pembangunan ke daerah pinggiran kota,” Sebut Hendri Septa.
Lebih lanjut Walikota 45 tahun ini mempersilakan alat berat untuk terus bekerja membuka jalan hingga tuntas terbukanya jalan.
Jalan sepanjang 3,5 kilometer dihibahkan oleh masyarakat di kelurahan Kuranji. Jalan penghubung kelok kuranji dengan pasa ambacang merupakan jalan manunggal yang menghubungkan RW 03 di kawasan kelok kuranji, RW 08 di Balimbiang dalam dan RW 07 di Pasa Lalang.
14 hari berjalan, tak kurang dua jembatan kecil, dan satu jembatan besar dengan lebar lima meter. Panjang jalan yang telah dibuka mencapai enam ratus meter dengan lebar enam meter.
Swadaya masyarakat berupa uang tunai mencapai 14 juta rupiah. Sementara untuk material bahan bangunan terus berdatangan, begitu juga swadaya berupa makan minum, semuanya dari warga.
Warga pun menyumbangkan tenaganya dengan secara bergantian selama 14 hari terakhir rutin bergotong royong dengan jumlah per harinya mencapai 15 hingga 25 orang.
“Konsultan pekerjaan pun pernah melakukan peninjauan ke lokasi manunggal ini, dan tidak menyangka dengan dana manunggal 31 juta, mampu dibangun tiga jembatan. Padahal dari hitung-hitungan konsultan, paling – paling hanya mampu membangun sebatas membangun pondasi jembatan,” sebut Rusli Ketua RT 08 RW 03 Kelurahan Kuranji.
Lebih lanjut jika dihitung dari dana 31 juta dana manunggal yang telah dipotong pajak, tak kurang 1,296 Miliar dana swadaya yang masuk, baik berupa tenaga, material bangunan maupun uang tunai dan swadaya tanah hingga hari ke 14.
Ketua DPD LPM Kota Padang yang juga Panghulu tapian jambak nan batujuah Pauh Sambilan, Irwan Basir menyebut, partisipasi masyarakat yang tinggi ini tentu diharapkan dapat dikawal bersama oleh Pemerintah Kota, anggota DPRD Kota dan Provinsi, serta masyarakat umumnya.
“Peran Masyarakat sangat besar sehingga pembukaan jalan manunggal yang menjadi jalan tembus dari kelok menuju pasa lalang ini dapat terwujud. harapan masyarakat tentunya dapat terwujud peningkatan status jalan setiap tahunnya. Baik pengerasan, atau pun betonisasi,” Sebut Datuak Rajo Alam ini.
Lebih lanjut tokoh Masyarakat ini juga menambahkan, bahwa pembukaan jalan akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan bukan sebatas memangkas biaya pengangkutan bahan material bangunan, ketika ada warga yang akan membangun rumah mereka.
Anggota DPRD Padang Zulhardi Z Latif dan anggota DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman menyebut siap mengawal kelanjutan pembangunan, baik dari Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi. (adh)
















