Daerah

Melirik Pelestarian Ikan Endemik di UPT. Loka Alih Teknologi Penyehatan Danau LIPI di Agam

Dibaca : 323

Tanjung Raya, Prokabar – Unit Pelaksana Teknis Loka Alih Teknologi Penyehatan Danau LIPI berkantor di Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumbar, terus melakukan upaya pemulihan Danau Maninjau. Selain itu, tenaga ahli dari Bogor ini juga melakukan pelestarian atau budidaya ikan endemik.

Menurut Tenaga Ahli UPT. Loka Alih Teknologi Penyehatan Danau LIPI, Muhammad Badjoeri, kegiatan tersebut sudah berlangsung sejak 2001. Selain upaya pemulihan melalui pendataan analisis data dari penelitian lapangan, aktifitas pelestarian melalui budidaya ikan endemik telah berlangsung baik.

“Di sini budidaya untuk sentifik. Ikan endemik yang sudah dikatakan berhasil yakni bada dan asang. Dan sudah 4 kali berhasil diresoking atau pengembalian ke danau,” ungkap Badjoeri.

Di tahun 2019 ini, para tenaga ahli LIPI di Danau Maninjau tersebut akan fokus juga pada pengembangan budidaya ikan-ikan asli danau lainnya. Seperti ikan Gariang, Supareh dan Cide-cide.

Sementara itu, Ikan Rinuak masih dalam tahap domistikasi. “Mampu gak kita memelihara ikan liar di danau, kita domistikasikan di kolam. Kalau hidup saja sudah bisa, tapi kita belum bisa mencapai anakanya,” tutur Tenaga Ahli LIPI tersebut.

Kekurangan dalam budidaya ini banyak. Seperti mendapatkan hormon untuk sistem penyuntikan Ikan Gariang. Serta pendapatkan induk ikan Gariang juga sangat susah. “Hingga saat ini, kami masih dalam proses pencarian Hormon serta Induk Ikan Gariang, sebagai bahan penelitian dan budidaya,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top