Marak Aksi Begal di Padang, Budi Syahrial : Satpol PP Segera Koordinasi dengan Kepolisian

Penulis -

Senin, 3 Februari 2020 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Maraknya aksi begal di Kota Padang akhri-akhir ini menuai keprihatinan anggota DPRD Padang. Diberitakan, kemarin, Satpol PP Kota Padang menangkap sejumlah remaja yang membawa senjata tajam sembari mengisap lem. Sebelumnya juga di kawasan Jalan Veteran Padang sejumlah orang menyerang warga dengan batu dan juga membawa senjata tajam.

Seperti disampaikan anggota Komisi I DPRD Padang Budi Syahrial yang langsung mengingatkan Satpol PP untuk segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan aparat keamanan lainnya.

Sebab hal itu bukan saja menjadi penyakit masyarakat atau kenakalan remaja terkait pelanggaran Perda saja, itu hanya tindak pidana ringan (Tipiring).

Tapi kalau sudah membawa senjata tajam, itu sudah mengarah ke tindak kriminal dan pelanggaran Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951 tentang Larangan Membawa Senjata Tajam. Ini persoalan serius,” katanya.

Jadi koordinasinya kalau perlu membawa Tim Satuan Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Kota (SK4) yang didalamnya termasuk kepolisian dan TNI.

Selanjutnya daerah-daerah yang diperkirakan rawan, hendaknya dipantau dan diawasi lebih ketat lagi.

Dari informasi yang dihimpun Singgalang, ada 20 lokasi yang rawan aksi begal dan tawuran  dengan senjata tajam, yakni depan TVRI Sumbar, Simpang Balai Baru, Gunuang Sariak, Balimbiang arah ke Sungai Sapiah, Simpang Kalawi, Simpang Ketapiang sampai By Pass Lubeg, Sungai Balang Banda Buek, Baringin ke Kampuang Jua, Simpang Gauang sampai Simpang TPI, Pampangan, Pertamina Jondul sampai Simpang Banuaran, Gantiang, Simpang 6 Pondok, Purus sampai simpang NPM, Lolong belanti, Simpang Tinju dekat SMP 12, Jembatan Siteba, Jembatan berok Tunggul Hitam, Simpang DPR sampai Pasar Pagi.

Para pelaku begal maupun tawuran itu biasanya beraksi di bawah pukul 12.00 malam, dengan modus lampu sepeda motor dimatikan (padahal lampu utama hidup), sambil menyeret samurai atau kelewang ke aspal.

“Kawasan-kawasan itu harus disterilkan. Jangan sampai mereka diperbiarkan sehingga dengan leluasa melakukan aksi begal maupun tawuran,” katanya.

Selain itu, khusus untuk anak sekolah, dia menyarankan agar ada pemberlakukan jam malam. Bagi pelajar, dilarang berada di luar rumah diatas pukul 21.00.

“Kalau ada yang kedapatan, amankan. Kita yakin masyarakat pasti akan mendukung,” katanya.

Dia juga mengimbau kepada orang tua untuk senantiasa mengawasi anak-anaknya agar jangan sampai berkeliaran di luar saat malam apalagi sampai larut.

“Orang tua harus peduli dan selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan sampai terjerumus ke tindak kriminal dan aksi tawuran,” katanya.

Dia juga mengingatkan kepada masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap aksi begal.

“Jika tidak ada keperluan sebaiknya tidak usah keluar malam-malam. Dan kalau merasa ada gerombolan orang bersepeda motor atau nampak membawa senjata tajam, sebaiknya segera untuk menghindar ke tempat yang aman,” pungkasnya.(mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar
Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu
Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba
Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB