Politik

KPU Padang Siap Gelar Pilkada, Logistik Segera Didistribusikan

Padang, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang siap menggelar Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Padang pada 27 Juni mendatang. Seluruh logistik untuk penyelenggaraan pesta demokrasi di ibukota provinsi Sumbar itu sudah tuntas dipacking dan siap didistrubusikan ke-1.600 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 104 kelurahan.

“Distribusi logistik ini akan dilaksanakan selama dua hari, 25-26 Juni 2018. Pada kelurahan di 5 kecamatan, logistik ini akan menginap semalam. Di kelurahan pada 6 kecamatan lainnya, logistik akan sampai di malam jelang hari pencoblosan,” ungkap Ketua Divisi Logistik, Umum dan Keuangan KPU Padang, Mahyudin dalam coffee morning terkait kesiapan pelaksanaan Pilwako Padang, Minggu (24/6).

Kegiatan itu dibuka Ketua KPU Padang, M Sawati dan dihadiri komisioner lainnya, Yusrin Trinanda, Chandra Eka Putra dan Rizki Eka Putra. Juga hadir Sekretaris KPU Padang, Lucky Dharma Yuli Putra dan sejumlah Kasubag serta staf.

Dijelaskan Mahyudin, logistik ini akan didistribusikan oleh 9 unit mobil jenis colt diesel keluaran tahun-tahun terakhir. Dalam sehari, mobil ini hanya satu kali rit mendistribusikan logistik.

“Setiap mobil pendistribusian ini, akan dikawal aparat kepolisian,” terangnya.

Untuk pengamanan logistik yang sempat menginap semalam di PPS, terang Mahyudin, juga akan dilakukan Linmas dengan pengawalan petugas kepolisian secara mobile (bergerak).

“Untuk pengamanan ini, kita sudah berkoordinasi dengan Polresta Padang. Polri sudah siap memback-up pengamanan Pilwako ini,” terangnya.

Jumlah pemilih yang tercatat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilwako Padang ini, sebanyak 535.265 orang yang tersebar di 1.600 Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada 104 Kelurahan.

Ketua KPU M. Sawati mengatakan dari jumlah tersebut diperkirakan masih ada masyarakat yang belum terdaftar. Namun mereka tetap akan bisa menggunakan hak pilihnya di TPS-TPS yang ada dengan membawa e-KTP Padang maupin Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan catatan Sipil.

“Pemilih ini dikategorikan sebagai pemilihan tambahan ini, yang dipersilahlan mencoblos mulai pukul 12.00-13.00 WIB atau satu jam jelang penutupan berakhir. Karena, pemilih tambahan ini tak tercatat dalam DPT karena berbagai sebab,” terang Sawati.(mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top