Painan, Prokabar – Dalam dunia politik yang sering kali diwarnai oleh persaingan sengit, sikap legowo yang ditunjukkan oleh Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, patut menjadi teladan.
Beliau menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan HJ-RI atas kemenangan mereka dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Dalam sebuah pernyataan resmi, Rusma Yul Anwar menyampaikan bahwa kemenangan HJ-RI adalah hasil dari pilihan rakyat yang harus dihormati.
“Demokrasi adalah milik kita bersama, dan apapun hasilnya, itu adalah kehendak masyarakat. Saya mengucapkan selamat kepada pasangan HJ-RI atas kepercayaan yang diberikan masyarakat Pesisir Selatan. Mari bersama-sama membangun daerah ini demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Rusma.
Sikap Rusma Yul Anwar ini mencerminkan kedewasaan politik yang jarang terlihat di tengah persaingan Pilkada yang biasanya penuh dengan konflik dan tensi. Keputusan untuk menerima hasil Pilkada dengan lapang dada sekaligus mengucapkan selamat secara terbuka menunjukkan komitmennya terhadap prinsip demokrasi yang sehat.
Pascapilkada, tantangan terbesar adalah menyatukan kembali masyarakat yang mungkin terpolarisasi akibat perbedaan pilihan politik. Dalam konteks ini, sikap legowo yang ditunjukkan oleh Rusma Yul Anwar dapat menjadi fondasi untuk membangun kembali kebersamaan.
“Kita harus bersatu untuk masa depan Pesisir Selatan. Mari tinggalkan perbedaan di belakang dan fokus pada pembangunan daerah ini,” tambah Rusma dalam pesannya kepada masyarakat.
Sikap lapang dada yang ditunjukkan oleh Rusma Yul Anwar membuktikan bahwa politik bisa dijalani dengan elegan dan penuh penghormatan terhadap demokrasi. Kemenangan HJ-RI di Pilkada Pesisir Selatan menjadi simbol kehendak rakyat, dan sikap sportif dari lawan politik seperti Rusma Yul Anwar adalah kunci untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan di daerah tersebut.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen dari semua pihak, Pesisir Selatan memiliki peluang besar untuk berkembang lebih maju di masa depan.
Pengamat politik lokal, Rahman Abdhau, menilai bahwa langkah ini bukan hanya mencerminkan kedewasaan, tetapi juga memperkuat stabilitas politik di Pesisir Selatan.
“Ketika seorang tokoh politik mampu menempatkan kepentingan masyarakat di atas egonya, itu adalah bentuk kepemimpinan yang sejati,” ujarnya. (min)
















