Mahasiswa UIN Bukittinggi Raih Dua Penghargaan

Penulis -

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prokabar.com — Rangkaian Ekspos dan Penutupan KKN Nusantara VI Tahun 2026 di Kecamatan Leuwidamar berlangsung meriah dan penuh apresiasi. Kegiatan yang digelar Kamis (20/08/2026) tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa KKN Nusantara dari berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam untuk menampilkan hasil program kerja sekaligus menutup rangkaian pengabdian di Kecamatan Leuwidamar dan Kecamatan Cirinten.

Kegiatan tersebut diikuti 15 kelompok KKN Nusantara yang ditempatkan di Kecamatan Leuwidamar dan Kecamatan Cirinten. Turut hadir unsur Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dari berbagai UIN di Indonesia serta sejumlah instansi lainnya.

Dok. Foto. Produk Kelompok 9 KKN Nusantara

Dalam kegiatan ekspos, masing-masing kelompok menampilkan berbagai produk dan hasil program kerja yang dikembangkan selama melaksanakan pengabdian di desa masing-masing.

Salah satu kelompok yang mendapat perhatian adalah Kelompok 9 KKN Nusantara yang dikenal dengan nama Nawantara. Kelompok yang melaksanakan pengabdian di Desa Wantisari, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dr. Ade Fartini, S.Ag., M.H., berhasil meraih Juara 2 Stand Ekspo Terbaik.

Tidak hanya itu, Kelompok 9 Nawantara juga mendapatkan penghargaan sebagai Kelompok Teraktif KKN Nusantara VI Tahun 2026.

Dua penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas, kekompakan dan keaktifan mahasiswa dalam menjalankan berbagai program selama berada di Desa Wantisari.

Rektor UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si. mengapresiasi capaian mahasiswa dalam KKN Nusantara tersebut. Menurutnya, kegiatan KKN bukan hanya menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar langsung bersama masyarakat.

Ia menilai, kreativitas mahasiswa dalam memanfaatkan potensi yang ada di tengah masyarakat merupakan bagian penting dari pengabdian. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membawa pengalaman selama KKN menjadi bekal untuk terus berkontribusi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.

Pada stand ekspo, Kelompok Nawantara menampilkan sejumlah hasil program kerja yang memanfaatkan potensi lokal dan sumber daya alam secara berkelanjutan. Salah satu produk yang menjadi perhatian adalah spray antinyamuk berbahan alami sereh.

Produk tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan tanaman sereh yang tersedia di kebun masyarakat Desa Wantisari. Pemanfaatan bahan alami tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan ekoteologi, yakni bagaimana lingkungan dapat dimanfaatkan secara bijak dengan tetap memperhatikan keberlanjutan.

Spray antinyamuk tersebut tidak hanya menjadi hasil kreativitas mahasiswa, tetapi juga menunjukkan adanya kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan masyarakat desa. Melalui pemanfaatan potensi yang ada di lingkungan sekitar, mahasiswa berupaya mengembangkan sumber daya lokal menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Keberhasilan meraih Juara 2 Stand Ekspo Terbaik dan penghargaan sebagai Kelompok Teraktif menjadi penutup yang membanggakan bagi perjalanan Kelompok 9 Nawantara selama melaksanakan KKN Nusantara VI.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan KKN tidak hanya berorientasi pada pengabdian, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk melahirkan kreativitas, inovasi, kolaborasi dan pemanfaatan potensi lokal yang ada di tengah masyarakat.

Kelompok 9 KKN Nusantara Nawantara terdiri dari 16 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, yakni Rizka Saputro Nugroho dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Muhammad Farid Al-Hafizh dari UIN Jurai Siwo Lampung, Nuzila Khoirunnisa, Muhammad Hasyim, Siti Nur Alisah dan Annisa Dinda Lestari dari UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Selanjutnya Alfi Syah dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Nur Anisah dari UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Rizki Trima Hendra dari UIN Raden Intan Lampung, Ikhda Fazadatul Barokah dari UIN K.H. Abdurahman Wahid Pekalongan, Risky Nur Azizah dari UIN Sunan Kudus, Rabiatul Adawiyah dari UIN Mataram, Nor Hikmah dari UIN Palangkaraya, Rabbiul Nguna Nguna dari IAIN Ternate, Hadana Rosyada dari UIN Sjech M Djamil Djambek Bukittinggi, dan Zinnia Wahyunika Sagiem dari IAIN Kendari.

Ekspos dan penutupan KKN Nusantara VI Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus perayaan atas seluruh proses pengabdian yang telah dilalui mahasiswa.

Bagi Kelompok Nawantara, dua penghargaan yang diraih bukan sekadar prestasi, tetapi juga menjadi kenang-kenangan dari perjalanan bersama masyarakat Desa Wantisari. Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas kampus dan lintas daerah dapat melahirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan semangat Nawantara, Warga, dan Nusantara, Kelompok 9 menutup perjalanan KKN dengan membawa pengalaman, persahabatan dan pembelajaran. Pengabdian kepada masyarakat akan selalu memiliki arti ketika dilakukan dengan ketulusan, kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pementasan Teater, Yayasan Zona Cakrawala Solok Matangkan Kesiapan Aktor dan Tata Kelola Panggung
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Mendorong IMLA Perkuat Pengembangan Bahasa Arab
UIN Bukittinggi Raih Sertifikat Compliance dan Tree Rating 2.5 UI GreenMetric 2026
Subuh Berjamaah, 1.777 Maba UIN BKT Khatam Al-Qur’an
PBAK Hari Kedua, Mahasiswa Baru Dibekali Beragam Materi Penting
Rektor UIN Bukittinggi: Mahasiswa Baru PBAK Diharapkan Menjadi Mahasiswa Mendunia
HUT ke-81 RI, Rektor UIN Bukittinggi Serukan Penguatan Akademik dan Kebersamaan Civitas Akademika

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:53 WIB

Jelang Pementasan Teater, Yayasan Zona Cakrawala Solok Matangkan Kesiapan Aktor dan Tata Kelola Panggung

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Senin, 21 September 2026 - 10:56 WIB

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah Mendorong IMLA Perkuat Pengembangan Bahasa Arab

Rabu, 16 September 2026 - 17:40 WIB

UIN Bukittinggi Raih Sertifikat Compliance dan Tree Rating 2.5 UI GreenMetric 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:10 WIB

Mahasiswa UIN Bukittinggi Raih Dua Penghargaan

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB