Tanah Datar, Prokabar- Beberapa nagari di kecamatan Sungai Tarab, Tanah Datar dipastikan gagal panen pada musim tanam kali ini. Hal ini dampak kemarau yang terjadi sejak beberapa bulan terakhir.
Adapun kegagalan panen itu tersebar dibeberapa nagari di kecamatan tersebut seperti Gurun, Padang Laweh, Pasia Laweh dan Sungai Tarab.
Berdasarkan laporan penyuluh petanian dilapangan, dari 10,25 hektar, 5,25 hektar lahan telah dipastikan fuso atau gagal panen.
” Untuk sisanya sekitar 5 hektar masih bisa diselamatkan,” ujar Kabid tanaman pangan dinas pertanian Tanah Datar saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/6/25).
Dari total kerusakan padi di Sungai Tarab, Tanah Datar telah dipastikan kehilangan atau penurun produksi padi sebanyak 27,3 ton.
Tidak menutup kemungkinan, angka fuso pada tanaman padi di Tanah Datar akan terus bertambah seiring akan masuknya laporan dari petugas di lapangan nantinya.
” Sampai saat ini baru satu laporan itu yang masuk. Petugas kita sampai saat ini masih bekerja mendata dampak perubahan iklim ini,” tutupnya. (eym)
















