Hukum

Kasus Raskin Berujung Penjara, Penahanan Darlina Ditangguhkan

Pasbar, Prokabar – Kasus beras miskin (Raskin) berujung penjara yang menimpa janda miskin bernama Darlina (53) masih bergulir. Namun pihak kepolisian akhirnya menangguhkan penahanannya.

Darlina panggilan Lina warga Jorong IV Koto Kinali, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat-Sumbar ditahan setelah terlibat cekcok dengan Seketaris Nagari Persiapan IV Koto Kinali, Dafit Fernando (29) saat pemberian beras untuk warga miskin (raskin) pada Kamis (22/11) lalu.

“Ya, tersangka ditangguhkan penahanannya pada Kamis (29/11) pukul 22.20. Darlina malam itu dijemput pihak keluarga ke ruang tahanan Polres Pasaman Barat karena ia dititipkan di Mapolres,” kata Kapolsek Kinali AKP Syaiful Zubir, Jumat, (30/11).

Dijelaskan, penangguhan penahanan itu dilakukan setelah berkoordinasi dan arahan Kapolres. “Atas pertimbangannya, tersangka Darlina kita tangguhkan penahanananya dengan jaminan anaknya serta tokoh masyarakat,” ucap Syaiful.

Penangguhanan penahanan tersangka Darlina itu, disambut suka cita dan rasa syukur yang mendalam oleh pihak keluarga serta pengacara tersangka.

“Atas nama ibu, saudari-saudari saya, dan seluruh keluarga, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu proses penangguhan ibu kami,” kata Tety anak tertua ibu tersebut.

Sementara Kasmanedy kuasa hukum Darlina mengucapkan, Terima kasih kepada Kapolres, “terima kasih bapak Kapolsek Kinali AKP Syaiful Zubir yang telah menangguhkan penahanan Darlina,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus yang menjerat janda miskin tersebut menurut keterangan polisi murni karena dugaan penganiayaan bersama-sama terhadap Seketaris Nagari Persiapan IV Koto Kinali, Dafit Fernando.

Dijelaskan Kapolsek, pada Kamis 22 November 2018 sekira pukul 10.30 WIB yang bertempat di Kantor Wali Nagari Persiapan IV koto Jorong IV Koto Kecamatan Kinali telah terjadi tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang dilakukan oleh tersangka Lina bersama anaknya Andi, terhadap David Fernando.

Saat kejadian, Fernando sedang membagikan beras miskin, kemudian datanglah Darlina sambil marah marah lalu memukul Fernando dengan batu sekuat tenaga. Atas kejadian tersebut Fernando mengalami luka robek sepanjang 3 sentimeter di bagian pelipis kiri, sementara punggung memar. Kemudian Fernando melaporkan ke Polsek Kinali untuk diproses secara hukum. (*/mbb)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top