Nasional

Kapal Pencuri Ikan dari Malaysia Ditenggelamkan


Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kejaksaan Republik Indonesia melakukan penenggelaman terhadap enam kapal berbendera Malaysia di Belawan

Dibaca : 239

Jakarta, Prokabar – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) bersama Kejaksaan Republik Indonesia menenggelamkan enam kapal berbendera Malaysia di Belawan, Selasa (16/3).

Penenggelaman kapal ini untuk memberikan efek jera pada pencuri ikan di laut Indonesia.

Sikap KPP dan Kejaksaan ini sudah sejalan dengan kebijakan pemberantasan pencurian ikan.

Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar menegaskan semua aturan sangat sesuai dengan permintaan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono.

Baca Juga:

Menteri Trenggono sudah meminta aparat menindak tegas pencuri ikan di laut Indonesia.

“Penenggelaman kapal berbendera Malaysia sudah sesuai dengan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap,” kata Antam Novambar.

Kapal berbendera Malaysia itu adalah KM SLFA 5070, KM PKFA 7435, KM PKFA 9595, KM PKFB 1845, KM SLFA 5177, dan KM SLFA 5227.

Aprat menangkap keenam kapal tersebut di tahun 2020 karena mencuri ikan di Selat Malaka.

Baca Juga Milenialisme.com

Penangkapan keenam kapal tersebut pada tahun 2020 dan sudah melewati proses hukum sesuai dengan perarturan perundang-undangan.

Kepala Kejaksaan Negeri Belawan, Ikeu Bachtiar, mengatakan kapal tersebut dibakar sebelum penenggelaman oleh aparat.

Bachtiar berharap dengan eksekusi ini dapat memberikan efek jera bagi pelaku pencurian ikan.

“Proses eksekusi ini adalah tahap akhir dari proses hukum yang sudah berjalan,” ungkap Ikeu.

Pada tahun 2020, KKP bersama Kejaksaan RI telah memusnahkan 18 kapal ikan asing pelaku illegal fishing di Batam, Belawan dan Aceh.

Pemusnahan kapal pelaku pencurian ikan ini masih akan berlanjut di beberapa lokasi yaitu di Natuna sebanyak 10 kapal, Pontianak 4 kapal, Sebatik-Nunukan 1 kapal, Bitung 1 kapal, Merauke 3 kapal, dan Batam 1 kapal. (*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top