Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Ini Visi dan Misi Wahyu IP Saat “Dibedah” di Partai Hanura

Dibaca : 627

Tanah Datar, Prokabar – Terwujudnya kabupaten Tanah Datar yang berbudaya, beraklak, maju aman dan sejahtera yang berlandaskan ABS SBK yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945 menjadi visi Wahyu IP dalam mencalonkan diri sebagai Bakal Calon Bupati Tanah Datar periode 2021-2026.

Visi ini disampaikan Wahyu dihadapan panelis yang terdiri dari unsur akademis serta jurnalis saat bedah visi misi atau konvensi tim TPC Partai Hanura Tanah Datar terhadap bakal calon bupati dan wakil bupati tanah datar periode 2021 2026, Sabtu (11/1).

Pada bidang budaya, mantan wakil ketua DPRD Kota Padang ini mengatakan jika ingin mewujudkan masyarakat yang menjunjung tinggi dan melestarikan nilai budaya, tradisi dan adat istiadat Minangkabau dalam seluruh aspek kehidupan. Masyarakat Tanah Datar yang beraklak dalam mewujudkan aklaqul karimah turut diapungkan Wahyu IP.

Untuk memajukan serta mensejahterakan masyarakat Tanah Datar, Wahyu menilai perlu sebuah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Kebutujan itu meliputi, sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan serta kesempatan lapangan kerja yang luas.

Sementara, pada sektor ekonomi dan infrastruktur, Wahyu bertekat meningkatkan produktiiftas usaha mikro melalui inovasi dan terobosan yang mumpuni.

“Meningkatnya peran usaha mikro tentu harus melalui inovasi dan terobosan, hasilnya penguatan ekonomi masyarakat bakal terwujud. Untuk itu, kebijakan yang mendorong kemudahan perijinan, insentif pajak dan konsistensi kebijakan daerah untuk mendukung iklim investasi perlu kita lakukan untuk penguatan ekonomi masyarakat tersebut,” ucap Wahyu.

Membangun Trading house hasil pertanian petani juga merupakan salah satu dari sekian program yang dicanangkan Wahyu. Trading house merupakan salah satu upaya dalam menstabilkan dan menjaga harga, karena dengan adanya trading house, seluruh hasil pertanian masyarakat nantinya dapat dikumpulkan dan dikelola oleh sebuah badan usaha yang profesional. Tentunya pengelolaan yang berpihak kepada petani.

“70 persen profesi masyarakat Tanah Datar pada sektor pertanian, untuk itu trading house akan mengelola seluruh hasil pertanian warga kita. Petani tidak akan buat rugi. Malahan, ini menghindari petani dari keberadaan tengkulak,” ujarnya lagi.

Politisi Golkar ini juga mengatakan, dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, juga akan dilakukan pembangunan infrastruktur salah satunya dengan memperlebar jalan.

“Kita harus memperlebar jalan utama pintu masuk Tanah Datar. Jika jalan lebar, dengan sendirinya ekonomi masyarakat menggeliat. Jalan yang lebar juha akan membuka daerah yang selama ini terisolasi. Kita juga perlu meningkatkan konektifitas pelayanan transportasi bagi masyarakat kabupaten Tanah Datar,” katanya lebih lanjut.

Pada bidang pemerintahan, Wahyu berkeinginan meningkatkan etos kerja aparatur sipil negara (ASN), serta peningkatan mutu pelayanan publik yang tepat waktu. Beriringan dengan hal tersebut, menurut ketua DPD Golkar Kota Padang ini juga dibutuhkan peningkatan kesejahteraan ASN serta penguatan kebijakan terhadap jaminan kesejahteraan aparatur pemerintah nagari.

“Selain itu, kita akan mendorong dan mendukung penggunaan aplikasibsistem informasi yang modern untuk mencipatakan pengelolaan pemerintahan yang transparan, terbuka dan terukur,” tegas Wahyu.

Bagi Wahyu, Bupati adalah melayani, bukan untuk dilayani. Jika memang diizinkan nantinya, ia tidak hanya akan bekerja di kantor, melainkan juga bisa di tengah-tengah masyarakat Luhak Nan Tuo.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top