Diduga Tersayat Alat Medis Saat Lahir, Bayi di Dharmasraya Dapat Tujuh Jahitan di Kepala

Penulis -

Jumat, 24 Januari 2020 - 22:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Punjung, Prokabar – Seorang bayi di Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), mendapatkan tujuh jahitan di bagian kepala karena diduga tersayat alat medis saat menjalani persalinan normal di RSUD Sungai Dareh.

“Meskipun akhirnya bayi saya selamat, namun tindakan petugas sangat disayangkan karena dinilai kurang profesional,” kata keluarga pasien Dodi Apriadi (23) di Pulau Punjung, Jumat.

Ia menjelaskan, istrinya Mulyani (22) melakukan persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sungai Dareh pada Jumat (10/1). Setelah menjalani proses kurang lebih 11 jam bayinya lahir pada (11/1) sekitar pukul 02.00 WIB.

Ia menyebutkan sebelum persalinan pihak rumah sakit sudah memberitahu risiko yang akan dialami bayinya, bahkan hingga terjadi goresan di bagian kepala.

“Katanya hanya gores sedikit saja, tahu-tahu pas sudah lahir kepala bayi saya mendapat tujuh jahitan. Tentu kami sekeluarga kaget kenapa demikian. Karena kami hanya orang tidak tahu terpaksa kami menerima keadaan. Malahan lebih parahnya pihak rumah sakit menyalahkan istri saya karena kurang memiliki tenaga saat proses persalinan berlangsung,” katanya.

Ia menyebutkan bayi laki-laki yang kini berusia 14 hari tersebut lahir dengan berat badan 2,6 kilogram.

Meskipun dapat diselamatkan namun luka yang dialami menyebabkan bayinya sering rewel bahka sedikit bernanah karena mungkin terjadi infeksi, lanjut dia.

“Saya kerja di PT AWB yang mana seluruh biaya ditanggung BPJS, hari ini saya kembali untuk melakukan kontrol pertama sekaligus kata dokter membuka jahitan di kepala anak saya,” tambah dia.

Menanggapi hal itu, Direktur RSUD Sungai Dareh, Husnul Chotimah didampingi Kabid Pelayanan Milana Gafar menyebutkan belum mendapat informasi tersebut.

“Belum dapat informasinya, namun kami telusuri dulu apa yang sebenarnya terjadi,” katanya.

Meski demikian, katanya mengatakan dalam proses persalinan normal segala risiko mungkin saja terjadi, bahkan hingga hal yang dialami bayi tersebut.

“Kita pastikan dulu apa yang sebenarnya terjadi, yang pasti setiap proses persalinan ada standar operasional prosedurnya,” ujarnya.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk
Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia
Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri
Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita
XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Gelar Donor Darah untuk Anak-Anak Penderita Kanker
XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Kabut Asap di Kalsel
Upaya Ade Rezki Pratama Tekan Angka Stunting di Limapuluh Kota 

Berita Terkait

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:17 WIB

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:19 WIB

Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:50 WIB

Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri

Rabu, 29 November 2023 - 17:26 WIB

Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berita Terbaru

Berita

Novra Nurman Nyatakan Siap Pimpin PWI Pasaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:26 WIB