Dibantu UPZ Semen Padang, Usaha Bedcover Ref Irmawati Raup Omzet Rp140 Juta/Bulan

Penulis -

Kamis, 5 November 2020 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang, Prokabar. “Usaha tidak akan mengkhianati hasil”. Ungkapan itulah yang pas disematkan kepada Ref Irmawati, warga RT02/RW05 Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang kini sukses merintis usaha pembuatan bedcover dengan omzet Rp140 juta sebulan.
Saat ditemui di rumahnya, Kamis, (5/11) siang, wanita 41 tahun itu mengaku bahwa usaha pembuatan bed cover itu dimulai sejak 2014.

Usaha ini bisa berkembang, tidak terlepas dari kerja keras dan doa, serta dukungan suaminya bernama Arizal yang kini ikut berjibaku membantu dirinya dalam mengembangkan usaha pembuatan bedcover dengan merek dagang Lintang Sprei.

Di awal usaha ini dimulai, kata dia, begitu banyak kendala yang ditemui. Bahkan untuk membeli mesin jahit bedcover seharga Rp6 juta, dirinya harus membeli dengan cara kredit. Sekarang ini, jumlah mesin jahit bedcover ada sembilan dengan karyawan sebanyak delapan orang.

Dengan delapan karyawan tersebut, Ref dalam sebulan bisa memproduksi sebanyak 200 bedcover. Jika dikonversikan dengan harga Rp700 ribu untuk satu bed cover, maka omzet sebulan sebesar Rp140 juta.

“Ini masih pendapatan kotor, belum dikurangi biaya jasa dan modal. Kalau keuntungan bersih, sekitar Rp15 juta,” ujar Ref.

Sebelum menjadi pengusaha bedcover, Ibu empat anak itu juga menyebut sempat lama menjahit bordir pakaian, sejak tahun 1996 sampai 2014. Menjahit bordir pakaian itu berawal setelah lulus SMP Negeri 23 Padang.

Ketika itu, Ia sempat ingin melanjutkan sekolah. Karena terkendala ekonomi keluarga, keinginan terpaksa Ia kubur dalam-dalam.
Beberapa bulan setelah tamat SMP, Ia pun mendapat informasi adanya pelatihan membuat bordir pakaian di kantor lurah tempat tinggalnya. Kemudian, Ia pun ikut dan tidak sampai satu bulan mengikuti pelatihan, Ia pun bekerja menjahit bordir di tempat Etek (saudara ibunya) bernama Sarilam. “Etek saya sudah meninggal. Saya kerja sama etek empat tahun lamanya,” ungkap Ref.

Waktu empat tahun kerja dengan eteknya, bukan waktu yang singkat bagi Ref untuk terus mengasah kemampuannya membuat bordir pakaian, sehingga dengan kematangan yang dimiliknya, Ref pun di awal tahun 2000-an, berniat untuk membuka jahitan bordir di rumahnya. Namun karena terkendala biaya, Ref menjadi bingung untuk mewujudkan niatnya itu.

Ref disarankan oleh orangtuanya untuk mengajukan permohonan bantuan ke LAZ Semen Padang (sekarang UPZ Baznas Semen Padang,red) sehingga Ia pun mendatangi Kantor LAZ Semen Padang yang merupakan penghimpun dan pengelola zakat karyawan/ti PT Semen Padang. Kepada pihak LAZ, Ref pun menceritakan harapannya. Gayung bersambut, pihak LAZ Semen Padang memenuhi harapan Ref dengan meminta Ref untuk mengajukan surat permohonan kepada LAZ. Dan Ref pun diberikan bantuan satu unit mesin jahit bordir dari LAZ Semen Padang.

“Saya mengajukan bantuan ke LAZ Semen Padang, karena sebelumnya orangtua saya juga pernah diberikan bantuan modal usaha membuat tahu isi oleh LAZ Semen Padang. Makanya, saya datangi kantor LAZ Semen Padang. Alhamdulillah, saya pun diberi bantuan oleh LAZ Semen Padang,” katanya.

Setelah bantuan didapat, Ref kemudian mulai menerima orderan. Namun sayangnya sampai di medio 2014, usaha menjahit bordir tidak kunjung merubah ekonominya, sehingga Ia pun mencoba untuk belajar membuat bed cover dengan temannya yang tinggal di Blok B, Gadut, Kecamatan Pauh.

Dua hari belajar menjahit bedcover, tiba-tiba datang tawaran membuat bedcover. Dengan senang hati, tawaran itu langsung diterimanya.

“Jadi, disitulah ceritanya saya mengkredit mesin jahit untuk membuat bedcover. Nama mesin jahitnya zigzat dengan merek Janome,” ungkap Ref.

Setelah orderan membuat bedcover didapat, Ref pun meminta bantuan suaminya Arizal yang ketika itu bekerja di peternakan ayam petelur di kawasan Koto Baru untuk ikut mencari langganan. Satu persatu toko penjual bedcover didatangi Arizal untuk mempromosikan bed cover buatan Ref.

“Alhamdulillah, ada satu toko yang ketika itu tertarik dan meminta suami saya untuk mensuplai kebutuhan bed cover di tokonya. Dan lewat toko itulah awal kesuksesan kami dimulai. Sekarang ini, ada sejumlah toko penjual bedcover di Pasar Raya Padang yang jadi langganan saya,” tutur Ref.

Saat ini, kata Arizal menambahkan, dirinya tidak lagi bekerja di kandang ayam petelur, tapi fokus membantu istrinya membuat dan mempromosikan bedcover ke toko-toko. Bahkan sekarang ini, ada beberapa toko di Pasar Raya Padang yang menjadi langganan bedcover buatan istrinya, atau Lintang Sprei.
Selain beberapa toko di Pasar Raya Padang, juga ada beberapa toko langganan di luar Kota Padang yang jadi langganan istrinya, yaitu di Kota Solok, Solok Selatan dan Pariaman. Kemudian, juga mensuplai kebutuhan bed cover untuk beberapa toko di luar Sumbar, seperti di Sungai Penuh, Jambi dan Bangko.

“Sebelumnya, kami juga mensuplai kebutuhan bedcover di Dumai, tapi karena pembayaran dari toko di Dumai itu macet, makanya kerjasama kami hentikan,” kata Arizal.

Dihubungi terpisah, Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengaku bangga dengan kerja keras Ref Irmawati yang kini sukses dengan usaha pembuatan bed cover, apalagi berkat kemajuan usahanya, Ref juga dapat menyerap tenaga kerja dari lingkungan tempat tinggalnya. (rls/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seribuan Induk Ikan Bilih Dilestarikan di Kolam Pemijahan Semen Padang
Manjakan Pembaca, Prokabar Jalin Kerjasama Dengan Klikpositif
Hindari Macet, Pemudik Disarankan Gunakan Jalur Alternatif
Hadapi Arus Mudik, Bandara Soekarno-Hatta sediakan “mobile check-in”
9 Tips Berwisata Nyaman di Padang Selama Lebaran
Subhanallah, Tiap Pekan Kapolres ini ajak Anak Buahnya Bersih-Bersih Masjid
Dor, Polisi Gulung Spesialis Curanmor Jamaah Tarawih
Ramadhan Sebentar lagi 500 Pasang Sandal pun Dibagi

Berita Terkait

Selasa, 17 November 2020 - 21:10 WIB

Seribuan Induk Ikan Bilih Dilestarikan di Kolam Pemijahan Semen Padang

Kamis, 5 November 2020 - 21:15 WIB

Dibantu UPZ Semen Padang, Usaha Bedcover Ref Irmawati Raup Omzet Rp140 Juta/Bulan

Kamis, 7 Juni 2018 - 17:50 WIB

Manjakan Pembaca, Prokabar Jalin Kerjasama Dengan Klikpositif

Senin, 4 Juni 2018 - 16:30 WIB

Hindari Macet, Pemudik Disarankan Gunakan Jalur Alternatif

Minggu, 3 Juni 2018 - 12:04 WIB

Hadapi Arus Mudik, Bandara Soekarno-Hatta sediakan “mobile check-in”

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB