Hindari Macet, Pemudik Disarankan Gunakan Jalur Alternatif

Penulis -

Senin, 4 Juni 2018 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang, Prokabar – Guna menghindari kemacetan saat lebaran Idul Fitri 1439 mendatang, para pemudik disarankan untuk menggunakan jalur alternatif.

“Jalur yang ada diperkirakan akan mengalami kemacetan. Titik kemacetan tidak berbeda jauh dengan tahun sebelumnya. Kita menyarankan agar para pemudik bisa menggunakan jalur alternatif,” kata Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Barat, Amran, Senin (4/6).

Dia mengatakan, jalur alternatif itu di antaranya pemudik dari Padang menuju Bukittinggi yang ingin menghindari kemacetan di Pasar Lubuk Alung dapat melewati jalur alternatif bisa melewati Simpang Mapolsek Bandara Minangkabau-Simpang Ketaping-Pariaman. Bisa melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak untuk menuju Kota Bukittinggi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kemudian agar terhindar dari kemacetan di jalur utama, seperti di kawasan Silaing, Pasar Koto Baru, dan Padang Luar dapat melewati jalur alternatif Sicincin-Malalak,” katanya.

Untuk kawasan Silaiang, kata Amran, sering dipadati pemudik saat lebaran, karena lokasi tersebut juga banyak terdapat objek wisata seperti air terjun dan pemandian.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selain itu ia menyebutkan untuk titik kemacetan jalur utara saat mudik, mulai dari pasar Lubuk Alung, Pasar Sicincin, Objek Wisata Lembah Anai, rumah makan Pak Datuak dan Sate Mak Syukur Padang Panjang.

Selanjutnya di Pasar Koto Baru, Pasar Padang Luar, Pasar Baso hingga Simpang Piladang,.Sementara, jalur selatan dimulai dari Simpang Gaung Teluk Bayur, sepanjang ruas jalan Tarusan-Painan dan Pasar Kambang.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Menurutnya kemacetan yang terjadi disebabkan oleh keberadaan pasar tumpah yang memakan badan jalan sebagai lahan berjualan. Selain itu karena tidak tersedianya lokasi parkir di pasar tumpah tersebut ikut menyumbang kemacetan.

“Oleh sebab itu kami mengimbau agar pengendara bisa memilih jalur alternatif agar terhindar dari kemacetan,” kata dia.

Pengendara, lanjutnya harus cerdas menggunakan akses jalan supaya terhindar dari kemacetan. Apalagi di Sumbar banyak jalur alternatif.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB