Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Di Tengah Pandemi Covid, 90,1 Persen Warga Akan Datang ke TPS di Pilkada 2020

Dibaca : 247

Padang, Prokabar – Meski saat ini pandemi covid-19 masih menghantui, namun satu hal yang mengejutkan adalah sebesar 90,1 persen dari masyarakat Sumatera Barat menegaskan bahwa mereka akan datang ke TPS untuk memberika suara dalam Pilkada yang dilaksanakan pada 9 Desember mendatang.

Hal itu terangkum dalam hasil riset Spektrum Politika tentang Persepsi Masyarakat Terkait Dengan Pandemi Covid-19 Di Provinsi Sumatera Barat.

Dalam rilisnyna dinyatakan, antusiasme masyarakat ini tentu perlu didalami lebih jauh. Apakah fenomena ini terkait dengan keinginan masyarakat yang memang menunggu pemberian dari calon kepala daerah yang selalu dilakukan dalam setiap Pilkada yang biasanya diberikan dalam bentuk hadiah, souvenir atau pemberian uang.

Selain itu, beberapa penilai masyarakat terkait penanganan covid juga mereka rangkun. Dalam penelitian ini juga ditanyakan kepada masyarakat, bagaimana pandangannya terkait dengan Pandemi COVID-19 ini. Jawaban mereka memang cukup mengagetkan.

Sebanyak 89,1 persen masyarakat setuju bahwa Pandemi COVID-19 menyebabkan ekonomi mereka semakin memburuk. Tentu keadaan ini harus menjadi perhatian pemerintah karena hampir semua masyarakat mengalami dampak ekonomi yang serius akibat COVID-19 ini;

Lalu sebanyak 49,8 persen masyarakat Sumatera Barat mengakui kehilangan pekerjaan sejak Pandemi COVID-19 ini mulai menjangkiti masyarakat.

Hal positif yang patut diapresiasi dari kerja pemerintah adalah sebanyak 86,8 persen masyarakat Sumatera Barat sudah mendapatkan informasi tentang Pandemi COVID-19 ini.

Menariknya sebanyak 39,9 persen masyarakat Sumatera Barat percaya bahwa Pandemi COVID-19 ini adalah konspirasi atau persekongkolan negara-negara besar di dunia.

Tentu inijuga memoengaruhi perilaku mereka dalam mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah daerah.

Lalu Sebanyak 65,5 persen masyarakat Sumatera Barat yang berhak mendapatkan bantuan sosial dari pemerintah/pemerintah dearah telah menerima paket bantuan sosial. Artinya, masih ada 34,5 persen dari mereka yang belum menerima paket bantuan sosial tersebut.

Padahal secara ekonomi sangat banyak mereka yang mengalami dampak ekonomi terkait dengan COVID-19 ini.(*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top