Politik

Catat Sejarah, Gerindra Pertahankan Posisi Ketua DPRD Padang Pasca Reformasi

Padang, Prokabar – Untuk pertamakalinya sesudah reformasi, baru kali ini ada partai yang berhasil mempertahankan kursi Ketua DPRD Padang dua periode berturut-turut.

Hal itulah yang dialami Partai Gerindra yang berhasil mempertahankan posisi sebagai Ketua DPRD Padang periode 2019-2024, setelah sebelumnya menguasai posisi itu periode 2014-2019.

Partai Gerindra mendapatkan kursi terbanyak untuk periode mendatang dengan 11 kursi. Jumlah itu meningkat dari sebelumnya sebanyak 6 kursi.

“Sejauh ini kita hitung ada 11 kursi yang sudah pasti dan kita masih menunggu keputusan resmi dari KPU nantinya,” kata Ketua DPC Gerindra Kota Padang Syafrial Kani.

Sebagai catatan, pasca reformasi, posisi Ketua DPRD Padang selalu berganti partai, masibg-masing satu periode, yakni 1999-2004 PAN, 2004-2008 PKS, 2009-2014 Demokrat dan 2014-2019 Gerindra.

Ia mengatakan hasil Pemilu 2019 ini sesuai dengan hasil prediksi yang dilakukan internal partai.

“Pada 2014 kita hanya dapat enam kursi dan saat ini jumlahnya meningkat jadi 11 kursi. Ini capaian yang luar biasa,” kata dia.

Menurut dia keberhasilan partai tersebut mendulang suara pada pemilu legislatif 2019 disebabkan efek calon presiden dan wakil presiden 02 yakni Prabowo-Sandi.

“Hal itu tidak dapat dipungkiri, nama besar Prabowo yang mempermudah kita mendapatkan suara hingga lolos ke parlemen,” kata dia.

Selain itu yang membuat jumlah suara partai meningkat tentu caleg yang bekerja keras di lapangan dan berupaya meyakinkan masyarakat untuk mempercayakan aspirasi mereka kepada caleg Gerindra.

Ia mengatakan ada beberapa daerah pemilihan yang menjadi lumbung suara bagi Partai Gerindra seperti dapil Padang II meliputi Kecamatan Kuranji dan Pauh.

Di dapil tersebut Partai Gerindra mengamankan tiga kursi dengan mengumpulkan total 24.211 suara.

Hal serupa juga terjadi di dapil Padang III meliputi Kecamatan Bungus, Lubuk Begalung dan Lubuk Kilangan yang juga berhasil mengirimkan tiga caleg mereka ke DPRD Padang dengan total suara 24.982 suara.

Kemudian di dapil Koto Tangah, Partai berlambang kepala burung garuda tersebut juga mampu meraih dua kursi dengan total 20.397.

Terkait dengan siapa yang akan menduduki jabatan sebagai Ketua DPRD Padang nantinya. Ia mengatakan akan menyerahkan hal tersebut pada mekanisme partai.

“Kita bekerja untuk partai dan partai yang akan menentukan siapa yang akan jadi Ketua DPRD nantinya,” kata dia.

Sepanjang periode 2014-2019, jabatan Ketua DPRD Padang telah mengalami beberapa kali perubahan. Partai Gerindra sebagai pemenang pemilu di 2014 setidaknya telah menetapkan tiga orang sebagai Ketua DPRD Padang.

Pertama Emnu Azamri yang ditunjuk sebagai ketua sementara, setelah itu Gerindra menetapkan Erisman Chaniago sebagai Ketua DPRD Padang hingga kemudian digantikan oleh Elly Thrisyantihingga saat ini.(*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top