Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

BKSDA Lakukan Pemantauan Pasca Konflik Buaya dengan Warga di Tanjung Mutiara

Dibaca : 155

Lubuk Basung, Prokabar — Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) melalui Resor KSDA Agam kembali melakukan pemantauan ke Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, pasca konflik satwa dilindungi (Buaya Muara), Rabu (17/02). Terjadinya serangan satwa itu terhadap korban N (50), BKSDA Sumatera Barat memasang 5 buah jerat yang diberi umpan berupa bagian tubuh ayam.

“Hasil pemantauan yang telah kami lakukan, satwa buaya belum terlihat. Jerat dan umpan yang dipasang, belum membuahkan hasil. Namun di beberapa titik ditemukan tanda jejak Satwa Buaya Muara tersebut,” ungkap Kepala Resor KSDA Agam, Ade Putra kepada Prokabar.com, Rabu (17/2).

Melihat kondisi di lokasi, memang cukup banyak tanda-tanda keberadaan satwa dilindungi itu. Untuk itu, warga diminta agar menjauhi daerah tersebut karena cukup berbahaya.

“Kami menghimbau warga untuk tetap waspada dan hati-hati ketika beraktivitas di dalam atau pinggir Sungai Batang Masang. Karena daerah itu memang merupakan habitat Buaya Muara,” tutup Ade. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top