Prokabar, Padang – Berbeda dengan kedatangannya dahulu ke Sumbar dengan memakai sarung, Wapres Maaruf Amin tampil mengenakan balutan kemeja putih dan hitam.
Kiyai kita ini menuju Pariaman untuk meresmikan pasar rakyat. Tanpa sarung dan memang itu sudah menjadi kesehariannya sejak jadi wapres.
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan anggota DPR RI Andre Rosiade menemani kedangan Maaruf Amin ke Pariaman, tentu saja juga Wako Pariaman, Genius Umar.
Baca Juga:
- Fisioterapi. Layanan Pengobatan yang Kembalikan Fungsi Gerak Tubuh
- Besok, FE Unand Gelar Openday Secara Virtual
- Ini Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri dari Kemenag
Wapres pernah datang ke Sumbar dalam kapasitasnya sebagai cawapres, untuk kampanye. Waktu itu datang dengan memakai kupiah, jas dan sarungan.
Karena jabatannya Wapres maka Ma’ruf tak lagi pakai sarung.
Pakai sarung adalah keseharian ulama-ulama Indonesia, di NU banyak yang menyebut kyai sarungan.
Baca Juga Milenialisme.com
- 11 Aturan untuk Umat Islam Jalani Ibadah Ramadan
- Besok, Hendri Septa Dilantik sebagai Wali Kota Padang
- Harga Sembako Merangkak Naik Jelang Ramadan
Ma’ruf ke Sumbar untuk kampanya pada 7 Februari 2019. Kegiatannya antara lain meluncurkan bukunya di Inna Muara. Kemudian Wapres yang kala itu juga ketua MUI datang ke Canduang. Ziarah ke makam ulama Inyiak Canduang.
Setelahnya dengan terus bersarung menuju Diniyah Puteri. Kini Wapres ada di Pariaman. (rud)
















