Fisioterapi. Layanan Pengobatan yang Kembalikan Fungsi Gerak Tubuh

Penulis -

Selasa, 6 April 2021 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang, Prokabar – Mungkin banyak orang yang belum begitu familiar dengan kata Fisioterapi, padahal pengobatan ini cukup penting didapatkan untuk seseorang guna mengembalikan fungsi gerak tubuh. Kepala Ruangan Fisioterapi di Semen Padang Hospital Muthia Hermania, S.Ft mengungkapkan, secara pengertian, fisioterapi  yakni prosedur medis untuk mengembalikan fungsi tubuh yang normal setelah terkena cidera, penyakit tertentu, hingga sebab lainnya yang membuat seseorang kehilangan kemampuan fungsi tubuhnya secara normal.

” Pengobatan ini sangat penting sekali guna memaksimalkan fungsi gerak tubuh agar bisa normal kembali tanpa ada rasa nyeri atau keterbatasan gerak,” ucapnya.

Terapi ini diberikan melalui latihan fisik untuk memperbaiki pergerakan tubuh, mengurangi nyeri dan kaku, mempercepat proses penyembuhan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Seseorang yang masih muda dan produktif juga dapat memanfaatkan fisioterapi untuk membuat tubuh sehat.

“Layanan ini dibutuhkan saat kondisi tubuh dalam keadaan yang tidak normal seperti jika tubuh tidak dapat bergerak dengan sempurna, pinggang terasa sakit, leher kaku, atau ada gangguan bergerak lainnya, maka bisa jadi tubuh membutuhkan pengobatan fisioterapi,” ujar fisioterapis SPH yang kerap disapa Tya ini.

Ia menjelaskan, ada beberapa penyakit yang memang harus mendapatkan layanan fisioterapi seperti stroke, vertigo, batuk, nyeri pinggang, nyeri bahu, nyeri lutut, osteoarthritis , sport Injury, tension headache, tuba catar, ankle sprain, dan masalah gangguan fungsi tubuh lainnya.

Untuk proses fisioterapi, biasanya dilakukan tahapan yang dilakukan yakni proses Anamnesa, Pemeriksaan, Planning, Tindakan, Evalusi , dan Re-evaluasi.

Lama waktu pengobatan dengan fisioterapi tergantung dari berbagai macam faktor. Penentuan penyakit, tingkat cedera atau gangguan, dan keadaan pasien saat ini memegang peranan penting.

“Nah, biasanya kita melakukan fisioterapi 6 kali baru dilakukan evaluasi dan re-evaluasi , jika tidak ada perubahan kita akan kirimkan mengenai kondisi terkini pasien kepada rehabilitasi medik, dokter spesialis syaraf, orthopedi, bedah saraf dan bidang lainnya,” kata Tya yang merupakan lulusan D3 Fisioterapi Universitas Indonesia dan dan menyelesaikan sarjananya di kampus Esa Unggul ini.

Metode yang biasa dilakukan saat fisioterapi adalah program latihan, teknik elektroterapi, serta fisioterapi manual. Program latihan adalah terapi yang termasuk dalam program ini antara lain teknik memperbaiki postur tubuh, memperkuat otot, latihan kardiovaskular dan peregangan. Teknik elektroterapi menggunakan daya listrik.

 

Beberapa terapi jenis ini antara lain ultrasound terapi laser, terapi diatermi, dan terapi syaraf dengan stimulasi elektrik (TEN). Sedangkan fisioterapi manual dilakukan seperti peregangan, dan pelatihan resistensi tubuh, serta mobilisasi dan manipulasi sendi.

Di SPH terdapat beberapa fasilitas layanan kesehatan mulai dari fisioterapi dewasa, orang tua, fasilitas terapi wicara (mereka yg mengalami gangguan wicara), dan okupasi terapi (kognitif). Selain itu, di SPH terdapat fasilitas unggulan untuk layanan ini seperti Fisioterapi Post-Op , Stroke, General, dan Neuromuskular (saraf), hingga fisioterapi olahraga.

“Di SPH, alat kita sudah lengkap dan kualitas pelayanan dan peralatan sudah canggih. Selain itu, di SPH juga ada Ultrasound, Tens, Infrared, Parafin Bath, Nebulizer, Traksi, Microwave Ditahermy, Low Laser Intensity, dan Short Wave Diathermy,” jelas Tya.

Untuk mendapatkan layanan fisioterapi di SPH, pasien umum dan asuransi bisa langsung fisioterapi. Sementara untuk pasien BPJS harus mendapat rekomendasi dari dokter Spesialis dan dokter Rehab medik dari faskes tingkat pertama dulu.

“Jangan abaikan sebuah penyakit atau cidera. Kadang hal itu bisa menjadi awal mula dari penyakit serius. Lakukan fisioterapi jika tubuh rasanya tidak seperti biasanya,” tutur Tya. (rls/eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete
Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk
Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia
Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri
Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita
XL Axiata dan Komunitas Jurnalis Gelar Donor Darah untuk Anak-Anak Penderita Kanker
XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Kabut Asap di Kalsel
Upaya Ade Rezki Pratama Tekan Angka Stunting di Limapuluh Kota 

Berita Terkait

Senin, 21 Oktober 2024 - 10:17 WIB

Deteksi AFib Untuk Mencegah Stroke Lebih Mudah Dengan OMRON Complete

Minggu, 11 Agustus 2024 - 21:19 WIB

Anggota DPR RI Ingatkan Masyarakat untuk Cerdas Mengkonsumsi Produk

Minggu, 21 Juli 2024 - 22:18 WIB

Aurelius Hospital Negeri Sembilan: Destinasi Wisata Medis Terbaik di Malaysia dengan Layanan Kelas Dunia

Rabu, 13 Desember 2023 - 22:50 WIB

Ade Rezki Pratama Dorong Penggunaan Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan Produksi Dalam Negeri

Rabu, 29 November 2023 - 17:26 WIB

Ini Kelebihan Pembalut Organik untuk Kulit dan Kesehatan Reproduksi Wanita

Berita Terbaru

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 30;

Daerah

Kabut Asap Kiriman Kembali Menyelimuti Maninjau

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:31 WIB