Trending | News | Daerah | Covid-19

Kriminal

Berkelahi dengan Satpam, Paman dan Keponakan Tewas Bersimbah Darah

Dibaca : 501

Padang, Prokabar – Dua orang lelaki tewas bersimbah darah di depan pos Satpam Perumahan The Green Mutiara Rimbo Data Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan (Luki), Padang, Selasa sekitar pukul 02.00 WIB.

Dari keterangan Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Edryan Wiguna, kedua korban adalah paman dan keponakannya bernama In (55) dan Adek Jaya (38).

“Mereka ditemukan tewas karena sebelumnya terlibat perkelahian dengan Satpam komplek perumahan tersebut,” ujarnya.

Dikatakan, Pelaku bernama Asmardi berhasil diamankan beberapa jam usai kejadian.

Menurut Kapolsek, pelaku tidak terima karena korban yang telah memaki serta memecahkan pos satpam tempatnya bekerja, sehingga terjadi perkelahian.

“Sebelumnya antara pelaku dengan tersangka juga pernah terlibat cek-cok,” jelasnya.

Korban tewas di tempat setelah mendapatkan beberapa luka tusukan di bagian dada dan punggung

“Keduanya Iangsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi,” lanjutnya.

la menyebutkan peristiwa itu diketahui ketika ibu korban mendapatkan informasi tentang anaknya yang terlibat perkelahian di lokasi kejadian.

“Ibu korban kemudian pergi ke lokasi dan menemukan anak beserta adiknya IN dalam keadaan tergeletak bersimbah darah. Ia Iangsung menelfon keluarga Iain untuk melapor ke polisi,” jelasnya.

Pelaku akhirnya bisa diamankan Personil gabungan Timah 3, jajaran 4.2 Polsek Padang Timur, dan Personil Polsek Lubuk Kilangan setelah sempat melarikan diri ke Bukittinggi.

“Personil Polsek Lubuk Kilangan beserta keluarga bergerak menuju lokasi yang disebutkan pelaku saat menelpon keluarganya, dan Iangsung mengamankannya,” sebutnya.

Saat ini Asmardi telah ditetapkan sebagai tersangka melanggar pasal 351 ayat (3) KUHPidana.(*)

 

 


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top