Begini Aksi Unik GSUI Ajak Masyarakat Berdampingan dengan Covid-19

Penulis -

Jumat, 19 Juni 2020 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Pandemi covid-19 belumlah berlalu. Kini pemerintah mulai gencar mengajak masyarakat untuk kembali beraktivitas, hidup berdampingan dengan covid-19. Tentu saja dengan catatan lebih disiplin dan menjalankan protokol kesehatan.

Mendukung seruan pemerintah, Gerakan Seribu untuk Indonesia (GSUI) punya cara unik. Dua seniman di bidang seni lukis dan musik, Goes Noeg kembali bersinergi dengan musisi Ote Abadi.

Sebelumnya sinergi keduanya menghasilkan lukisan bertajuk ‘Deklarasi Kebangsaan’. Hasilnya, karya tersebut diserahkan GSUI kepada Masterpiece untuk dilelang.

Sebagai persembahan selanjutnya, mereka menunjukan sinergi yang unik. Goes Noeg mengajak awak media yang hadir untuk turut berpartisipasi.

“Sekarang bukan kami saja yang bersinergi, tapi teman-teman media ikut berpartisipasi. Caranya gampang, hanya menempelkan potongan corak warna warni ke dalam kanvas. Tentu saja diiringi alunan musik dari Ote Abadi,” jelas Goes.

Ketika ditanya apa yang melatarbelakangi pembuatan seni collage (kolase) ini, Goes menyebut bila ide tersebut datang ketika melihat kondisi masyarakat sekarang ini.

“Sumber inspirasi datang ketika melihat kejadian new normal. Disebutnya ‘nggladrah’, artian dari bahasa Jawa nya adalah kondisi yang tidak tau aturan dan semau ‘gue’,” serunya.

Ditambah lagi iringan gitar elektrik petikan Ote Abadi menambah semangat Goes Noeg dan awak media menempelkan potongan kertas warna warni.

“Nggladrah, ayo kita mulai. Bebas silahkan menempel dimana saja. Biar nanti saya yang menyelesaikan di bagian framing,” serunya lagi.

Hanya beberapa menit saja, bentuk kolase selesai. Paduan warna warni disertai iringan musik melukiskan semangat Indonesia di masa pandemi ini.

“Sinergi ini memang sudah kita bicarakan sesuai kondisi sekarang ini. Semoga dapat menginspirasi masyarakat untuk berani berdampingan dengan covid-19,” ucap Harry ‘Koko’ Santoso, penasehat GSUI.

Hasil dari sinergi lukisan kolase dan musik menambah koleksi lukisan yang dipampang di posko GSUI. “Semoga pihak Masterpiece bisa turut membantu dalam proses lelang yang hasilnya untuk dikelola GSUI,” jelas Ida Bagus Charma menambahkan. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis
Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 
Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional
Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir
Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek
Festival Nan Jombang Tgl3 Hadirkan Takbiran Meriah dari PUSAKOSAKTI MINANGKABAU
Geger Sepehi 1812: Kementerian HAM Dukung Penuh Repatriat Equity Claiming Aset Sri Sultan HB II
Ukir Sejarah, Tridaya Festival Libatkan Seluruh Pemuda Desa Borobudur Ciptakan Kerukunan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Jejak Konflik Adat Nagari Panampuang yang Melibatkan Nama Bupati Agam Benni Warlis

Senin, 6 Juli 2026 - 11:48 WIB

Resensi Buku : Ortologi Ecoprint Minangkabau: Menemukan Kembali Warna dan Motif Mode dari Akar Budaya 

Minggu, 23 November 2025 - 05:32 WIB

Malewakan Gala Adat Datuak Bagindo Nan Kuniang, Dr. Rahyussalim Harap Jadi Jembatan Budaya Minang-Internasional

Jumat, 21 November 2025 - 07:34 WIB

Malewakan Gala Sako Dr. dr. Rahyussalim Dt. Bagindo Nan Kuniang, Sejumlah Menteri Hingga Perwira Tinggi Bakal Hadir

Sabtu, 12 Juli 2025 - 08:54 WIB

Festival Sipak Rago 2025 Tarik Ribuan Warga di Sungai Bangek

Berita Terbaru