Tanah Datar, Prokabar — Basri Latief dt Majo Basa, Putra Nagari Padang Laweh Malalo Kecamatan Batipuh Selatan mendaftar sebagai bakal calon Wakil Bupati Tanah Datar ke DPC Hanura, Senin (9/12). Basril Latief datang didampingi istri dan tokoh masyarakat Tanjung Barulak, Kubu Karambia kecamatan Batipuh.
Dihadapan Pengurus dan ketua penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dari partai asuhan Oesman Sapta Odang ini, mantan pegawai Bapeda Sumbar itu mengatakan jika niat maju sebagai bakal calon Wakil Bupati tak lain karena kecintaan terhadap kampung halaman.
Selain itu, pengalaman selama 36 tahun di pemerintahan, dan organisasi yang digeluti juga menjadi landasan serta pondasi dirinya untuk bertarung pada pilkada 2020 mendatang di Luhak Nan Tuo.
“Saya Ingin menularkan ide-ide dan pikiran yang selama ini banyak dicurahkan di rantau. Saya berfikir, mengapa ide dan pikiran tersebut tidak dicurahkan di kampung halaman sendiri. Ini tak lain karena kecintaan terhadap kampung halaman. Kampungnisme saya masih melekat kuat,” ucapnya dihadapan Sekreatris DPC Hanura Tanah Datar yang sekaligus ketua penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar, Muhammad Syukur.
Lebih lanjut Basri Latief juga mengungkapkan, banyaknya dorongan warga tempat ia bermukim, kota Payakumbuh, turut menjadi pelecut bagi dirinya untuk maju sebagai calon Wakil Bupati Tanah Datar periode 2021 – 2026. Tidak hanya itu, warga Malalo pun menyatakan dukungan kepada dirinya agar maju sebagai calon Wakil Bupati Tanah Datar periode 2021 – 2026.
“Banyak warga rantau, Payakumbuh dan di kampung (Malalo), saya juga mendapat support juga untuk maju,” tambah pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Hanura Kota Payakumbuh itu.
Untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati Tanah Datar, Basri Latief mengusung visi dan misi ingin mewujudkan masyarakat Tanah Datar yang berkarakter, mandiri dan sejahtera. Ia juga ingin mencipatakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa serta inovatif. Selain itu, Basri Latief juga ingin memberikan pelayanan kesehatan dasar yang bermutu kepada masyarakat dan menumbuh kembangkan ekonomi masyrakat yang bermutu serta beberapa tujuan lainnya.
Sementara, Ketua penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Tanah Datar periode 2021 – 2026, M syukur mengatakan, Basri Latief merupakan orang kedua yang mengembalikan formulir pendafataran, setelah Bety Sadig Pasadique. Hingga saat ini telah sebanyak 6 orang yang mengambil formulir ke DPC Hanura Tanah Datar.
Lebih lanjut M Syukur mengungkapkan, bagaimanapun Hanura dalam pilkada mendatang harus berkoalisi dengan partai lain. Saat ini Hanura Tanah Datar hanya memiliki 3 kursi, dan butuh 4 kursi agar bisa menjadi partai pengusung pada pilkada mendatang.
“Dengan jumlah kursi yang kita miliki, tentu kita harus berkoalisi dengan partai lain. Tentunya, kita tidak akan melarang bakal calon untuk berkomunikasi dengan partai lain,” ucapnya lagi.
Kepada seluruh bakal calon, M Syukur Menegaskan jika DPC Hanura Tanah Datar tidak memungut sepersenpun biaya pendaftaran kepada Bakal Calon yang mendaftar. (eym)
















