Lebaran, momen tahunan untuk berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga. Lebaran adalah puncak dari kemenangan, puncak melepas rindu, dan puncak dari kebahagiaan. Bagi kita sebagai makhluk sosial, tidak ada yang lebih indah dari berinteraksi. Kami, prokabar.com, menyadari bahwa lebaran adalah momentum dimana interaksi adalah yang paling hebat. Saling menyapa, bersalaman, berpelukan, dan berbagi adalah interaksi yang hebat itu. Berlandaskan itu, prokabar.com merancang platform interaksi di website kami. Melalui halaman "mudik yok" warganet disuguhkan beragam informasi yang bermanfaat. Ada info lalu lintas, info cuaca, cctv dan berita seputar mudik, termasuk destinasi wisata di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, prokabar.com juga menyediakan fasilitas "message" di sudut kiri bawah halaman web. Dengan fasilitas ini pengunjung bisa berbagi foto teks dan video. Lalu tim kami akan menayangkan informasi yang anda bagikan. Yang lebih heboh lagi, sepanjang libur lebaran, prokabar membuat lomba artikel dengan tema umum lebaran di Sumatera Barat. Hadiah totalnya Rp. 10 juta. Lomba ini terbuka untuk umum, termasuk perantau yang sedang pulang kampung. Prokabar mengajak warganet untuk berbagi informasi di prokabar.com. informasi anda akan sangat bermanfaat bagi orang lain. Selamat Lebaran, sempurnakan pulang kampung anda bersama prokabar.com Salam Tim redaksi
Lebaran

Baru Saja Takbir, HP Sudah Penuh Ucapan Idul Fitri


Padang, Prokabar – Benar-benar ligat. Silih berganti bagai oplet masuk terminal. Demikianlah meme lebaran masuk ke HP awak prokabar.
“Baru saja berbuka puasa sudah mengalir segala bentuk ucapan selamat lebaran. Ada yang lewat jaringan pribadi (japri) ada yang sekali pukul, semua nomor kontak sekali kirim,” kata Rudi wartawan prokabar.com di Pariaman
“He he iya hampir meletus HP saya,” kata Pemred prokabar.com, Nofal Wiska

Baca Juga :  Mobil Innova Terjun ke Jurang, 2 Orang Tewas

Segala ragam foto ucapan selamat, termasuk pose tangan berlipat, berketuntang masuk hape. “Lah mirip jo caleg,” sebut pengguna WA.

“Ada juga salin tempel. Dia salin saja setelah itu dia kirim, tak tahunya terkirim ke orang yang membuat pertama kali,” kata Cap di Payakumbuh.
“Leno den,” sebut sahabat prokabar.com di Padang.
Pada malam takbiran nan indah itu, WA terus berdentang-denting.
“Pakai huruf Arab ada juga. Macam-macam,” kata Rahmat di Padang

Baca Juga :  H+2 Lebaran, Padang - Padangpanjang Lanjar Jaya

Pengguna telepon pintar sekarang memang makin kreatif. Ada ada saja ide, mulai dari yang biasa saja, lucu hingga yang membuat kesan wow. Semuanya diedit pakai HP.

Fenomena kirim pesan dan minta maaf sekali pencet itu sudah terjadi sejak beberapa tahun silam. Awalnya SMS kemudian pesan BBM lalu kini WA. Hal itu menghabisi salam lewat kartu ucapan.

Baca Juga :  Meksiko, Calon Korban Pertama Sang Juara Bertahan

“Nikmati saja, mari saling memaafkan,” kata Nofal dalam rapat newsroom via WA sehabis berbuka tadi. (rud)

Berani Komen Itu Baik

To Top