PADANG PANJANG – Usainya baru menginjak 14 tahun. Namun siang itu, Minggu (4/7), Nayla Callista, turut antre di Puskesmas Kebun Sikolos, Padang Panjang.
Tanpa ragu, gadis remaja itu turut bergabung dengan orang dewasa dan lansia. Dia ingin mendapatkan vaksinasi Covid-19.
“Mumpung pemerintah sudah membolehkan para remaja mendapatkan layanan vaksinasi dan gratis pula,” celetuk Nayla.
Nayla sangat yakin vaksinasi sangat diperlukan, mengingat kondisi Covid-19 yang semakin manjadi-jadi.
Tanpa paksaan siapapun dia, dengan berbekal pengetahuan tentang vaksin yang didapat dari media dan orang tua, Nayla pun memutuskan ikut serta dalam vaksinasi Covid-19 ini.
Dia mengaku, semula, tidak mau sama sekali mengikuti vaksinasi Covid-19 ini, karena banyaknya isu dan berita yang dibaca di media sosial.
Namun setelah mendapatkan banyak informasi yang benar mengenai vaksinasi ini dan melihat pemberitaan Covid-19, Nayla tidak mau menyesal di akhir lantaran tidak mengikutinya.
“Daripada nanti menyesal di akhir, lebih baik mencari pencegahan diawal. Supaya meningkatkan daya tahan tubuh dan terhindar dari Covid-19,” ujarnya saat ditemui di sela-sela menunggu antrean vaksinasi.
Nayla juga mengajak generasi milenial untuk ikut berpartisipasi dalam vaksinasi Covid-19, karena ini untuk kebaikan kita bersama.
“Selagi masih dibuka dan tidak dipungut biaya (gratis) mari bersama-sama kita ikuti program vaksinasi Covid-19 ini,” ajaknya. (vina)
















